Page 196 - CERPEN 9A - Copy
P. 196
Mafia's Greatest
Di era tahun 1930an terdapat kotadi eropa yang dipenuhi oleh gengster mafia,
perjudian, prostitusi, penyebaran obat obatan tetlarang, penyeludupan senjata sudah
biasa terjadi dikota ini. dan banyak organisasi oraganisasi kriminal, bahkan polisi tak
begitu berguna disana, banyak polisi yang takut dan enggan berurusan dengan mafia di
lagusta.
Alkisah hiduplah anak laki laki bernama vallio, vallio adalah anak yang lolos
dari pembantaian keluarganya yang di lakukan salah satu mafia lagusta. vallio lolos
seorang diri karena kedua orang tuanya dan satu adik nya tertembak dirumahnya.
Untuk melanjutkan hidup ia yang tak punya apa apa alhasil menjadi copet,
seringkali vallio mampir ke bar untuk menenangkan diri, Vallio yang selalu terbayang
bayang tentang kematian keluarganya menjadi orang yang tempramental ketika vallio
balik ke rumahnya ia dikirimi surat dari seseorang yang tak diketahui, surat tersebut
berisi detail nama dan alamat orang yang membunuh keluarganya, tubuh vallio
bergetar dan nafas Vallio yang semakin cepat, lalu isi surat berikut nya bahwa yang
mengirim surat ini adalah orang yang ikut serta membunuh keluarganya.
Vallio tertawa seperti orang yang tak waras ketika mengetahui isi surat tersebut,
bertahun tahaun ia mencari orang yang membunuh keluarganya sendiri tetapi tidak
berhasil, kini ia dengan mudah mengetahui nama bahkan alamat pelaku pembunuh
keluarganya, Vallio akhirnya memiliki ambisi besar, dan karena itu lah Vallio merasa
bahwa hidupnya hanya untuk membalaskan dendam lama nya yang dia pendam.
Diketahui lah nama pelakunya yusaq, michael, vanno dan satu orang yang
mengirimi surat, dan beberapa tahun kemudian tepat pada saat Vallio remaja, ia
bekerja sebagai penyeludup senjata milik organisasi mafia yaitu vanitas, selain
menyeludupkan senjata senjata Vallio juga selalu diberi misi membunuh orang dan
196

