Page 413 - Agribisnis Tanaman Buah Kelas XI Semester 1
P. 413

perusahaan  dengan  pribadi.  Hal  ini  dilakukan  agar  informasi
                                   keuangan     perusahaan      menggambarkan        aktivitas   keuangan

                                   perusahaan yang sesungguhnya.




                                e)  Setiap transaksi yang tercatat harus ada buktinya.
                                    Pencatatan transaksi yang tercatat harus disertai bukti berupa nota,

                                    invoice,  kwitansi  dan  lain-  lain.  Hal  ini  dilakukan  sebagai  kontrol

                                    atas pencatatan transaksi dengan bukti autentiknya.   Bukti-bukti ini
                                    akan berguna jika dilakukan pemeriksaan, misalnya dalam hal pajak

                                    dan  audit.  Tanpa  bukti  transaksi,  pembukuan  keuangan  dianggap

                                    tidak sah.
                                f)  Pembuatan Form-form khusus.

                                   Hal  ini  digunakan  untuk  memudahkan  pencatatan,  misalnya  untuk

                                   pengeluaran  rutin  menggunakan  form  warna  kuning,  pemasukan
                                   warna hijau dan lain sebagainya.

                                g) Penempatan file khusus untuk setiap transaksi.

                                   Cara ini dilakukan  untuk memisahkan penempatan file-file transaksi
                                   agar  terlihat  rapi  dan  mudah  dalam  hal pencarian. Penempatan file

                                   yang  dipisahkan  diantaranya:  file  penjualan,  pembelian,  bukti  bank
                                   masuk dan keluar, bukti kas masuk dan keluar dan lainnya.

                                h) Membuat  list  dan  memperhitungkan   depresiasi   atau  biaya

                                   penyusutan  aset-aset  perusahaan  seperti  bangunan,  kendaraan,
                                   peralatan dan perlengkapan perusahaan. Untuk memudahkan , biaya

                                   penyusutan  dihitung  setiap  setahun  sekali  saja. Aturan depresianya

                                   harus  sesuai  dengan  aturan  perpajakannya. Contohnya  :  untuk
                                   metode perhitungannya memakai metode garis lurus.

                                i)  Pastikan setiap periode membuat laporan berupa : neraca, laba rugi,
                                   modal, aliran kas, penjualan,piutang, pembelian, hutang dan laporan




                                                                                                       395
   408   409   410   411   412   413   414   415   416   417   418