Page 414 - Agribisnis Tanaman Buah Kelas XI Semester 1
P. 414
persediaan. Dengan dibuatnya laporan tersebut, pemilik usaha bisa
memantau terus setiap bulannya mengenai perkembangan usahanya.
j) Konsultasi dengan tenaga akuntan dan pajak. Lakukan konsultasi
dengan tenaga akuntan dan pajak jika merasa kurang mampu dalam
hal laporan. Karena bertujuan untuk membantu pemilik usaha dalam
analisa laporan keuangan.
c. Cara Melakukan Pembukuansederhana
Pembukuan sederhana dapat diawali dari pencatatan arus kas.
Karena dalam operasinya, keuangan usaha kecil dan rumahan
umumnya masih terfokus pada aliran uang tunai. Namun perlu diingat
bahwa pembukuan sederhana ini hanyalah bagian kecil dari praktek
akuntansi yang sebenarnya, yaitu pencatatan aliran uang kas. Tapi karena
usaha kecil dan rumahan umumnya masih terfokus pada transaksi tunai
(cash/bank transfer), maka pembukuan usaha bisa dimulai dari sini dulu.
Perlengkapan yang dibutuhkan untuk pembukuan sederhana ini adalah
kalkulator, buku kas, satu boks amplop, dan tentunya alat tulis untuk
mencatat. Dan seluruh perelengkapan ini bisa didapatkan di toko ATK
terdekat. Sebelum memulai pencatatan, kita perlu membuat pos-pos
keuangan. Pos keuangan pada dasarnya adalah kategori pencatatan di
mana setiap transaksi akan dicatat dan dikelompokkan dalam pos-posnya
masing-masing.
Untuk memudahkan, kita dapat membagi pos keuangan menjadi tiga
bagian. Anda nanti bisa menyesuaikan nama dan jumlahnya sesuai
kebutuhan.
Pos-pos keuangan yang dimaksud adalah “Kasir”, “Pembelian”, dan
“Penjualan”:
1. Kasir
Pos kasir adalah pos keuangan utama di mana seluruh uang terpusat.
Kalau diibaratkan pangkalan taksi, maka Pos Kasir adalah poolnya.Pos
396

