Page 696 - Gabungan
P. 696
Ternyata, tiga hari lalu, di sebuah penjara terpencil di pulau Nusa
yang menahan residivis dan pembunuh, puluhan narapidana—di
bawah rencana Johnny—memanfaatkan kesempatan saat jam
istirahat pagi, melumpuhkan penjaga, merampas kunci, membuka
pintu penjara, dan kabur beramai-ramai. Johnny sendiri memukul
seorang penjaga hingga pingsan dan merebut pistol sebelum
melarikan diri.
Di luar penjara terbentang hutan belantara yang luas. Polisi dan
tentara menyebar jaring, dan dalam sehari hampir separuh buronan
berhasil ditangkap. Keesokan harinya, sebagian lainnya menyerah
karena kelaparan. Beberapa tewas dalam pengejaran, dan Johnny
adalah yang terakhir.
Bai Zhongwu meletakkan koran dengan perasaan berat, lalu
meneguk kopinya. Ia berpikir: *Dunia ini adalah panggung besar.
Setiap orang seperti aktor, bermain solo atau bersama, memerankan
drama mereka sendiri. Johnny, si penjahat kecil, muncul dengan
cepat dan menghilang dengan cepat, hanya memainkan peran
sampah masyarakat. Namun bagi pabrik tekstil "Karlina" dan keluarga
Bai Zhongwu, Johnny adalah sosok yang sangat berpengaruh.
Kematian Bai Xifan dan kecacatan Tanaka Sachiko—bukankah
semuanya akibat kejahatan Johnny? Bai Zhongwu menyesali dirinya
seperti petani dalam dongeng Barat, yang karena iba menyimpan ular
696

