Page 755 - Gabungan
P. 755
Romeo lagi!"
"Kakak Lijuan! Liburanmu di tanah air belum genap sebulan, sudah
buru-buru kembali ke kampus?"
"Awalnya aku rencananya kembali seminggu lagi."
"Baguslah! Kita berangkat bersama." kata Hana dengan gembira.
Di meja lain, Bai Wenxiong dan Bai Wenhao berbisik-bisik.
"Kak, hubungan Pak Hasan dengan Anna Kristina sudah sampai
tahap serius." kata Wenhao.
"Benarkah? Pak Hasan bisa menyimpan rahasia ya!"
"Benar! Anna yang bilang ke Maria."
"Syukurlah Pak Hasan di masa tuanya mendapat kebahagiaan!"
"Tadi Kakak Wenying sudah menyanyikan lagu 'Semua yang
Berjodoh Akhirnya Bersatu'!" kata Wenhao penuh doa.
Wenxiong mengangguk. Tiba-tiba ia teringat Hendra Tang dan
Niyati, lalu menghela napas pelan.
Tujuh hari berlalu sekejap mata. Orang-orang berkumpul di
bandara untuk melepas Yu Guisheng dan Bai Wenying yang akan
berbulan madu ke Eropa, serta Zhou Lijuan dan Hana Budiman yang
akan melanjutkan studi di Eropa.
Untung Budiman dan Yati memegang tangan Hana, mata mereka
berkaca-kaca.
"Selama hampir 20 tahun anak angkat kami yang manis ini hidup
755

