Page 18 - KIAT-KIAT MENSUCIKAN JIWA
P. 18

kepada  seseorang  di  antara  mereka,  (barulah)  ia  mengatakan:  "Sesungguhnya
                     saya bertaubat sekarang" Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati
                     sedang  mereka  di  dalam  kekafiran.  Bagi  orang-orang  itu  telah  Kami  sediakan
                     siksa yang pedih. (Al Qur’an surat (04) An Nisaa’ ayat 17-18)

                6.4. Menahan Amarah

                     Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga
                     yang  luasnya  seluas  langit  dan  bumi  yang  disediakan  untuk  orang-orang  yang
                     bertakwa,  (yaitu)  orang-orang  yang  menafkahkan  (hartanya),  baik  di  waktu
                     lapang  maupun  sempit,  dan  orang-orang  yang  menahan  amarahnya  dan
                     mema`afkan  (kesalahan)    orang.      Allah    menyukai    orang-orang    yang
                     berbuat  kebajikan. (Al Qur’an surat (03) Ali ’Imran ayat 133-134)

                     Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-
                     anakmu  ada  yang  menjadi  musuh  bagimu,  maka  berhati-hatilah  kamu
                     terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta
                     mengampuni  (mereka)  maka  sesungguhnya    Allah  Maha    Pengampun    lagi
                     Maha  Penyayang.  Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan
                     (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar. (Al Qur’an surat (64) At Taghaabun
                     ayat 14-15)

                     Maka  pernahkah  kamu  melihat  orang  yang  menjadikan  hawa  nafsunya
                     sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan
                     Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas
                     penglihatannya? Maka siapakah yang akan  memberinya petunjuk sesudah Allah
                     (membiarkannya sesat).    Maka  mengapa  kamu  tidak mengambil pelajaran? (Al
                     Qur’an surat (45) Al Jaatsiyah ayat 23)

                     Terangkanlah  kepadaku  tentang  orang  yang  menjadikan  hawa  nafsunya
                     sebagai tuhannya.  Maka  apakah  kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?
                     (Al Qur’an surat (25) Al Furqaan ayat 43)

                     Dan  aku  tidak  membebaskan  diriku  (dari  kesalahan),  karena  sesungguhnya
                     nafsu  itu  selalu  menyuruh  kepada  kejahatan,  kecuali  nafsu  yang  diberi
                     rahmat  oleh  Tuhanku.  Sesungguhnya  Tuhanku  Maha    Pengampun  lagi  Maha
                     Penyayang.  (Al Qur’an surat (12) Yusuf  ayat 53)

                     Maka  jika  mereka  tidak  menjawab  (tantanganmu),  ketahuilah  bahwa
                     sesungguhnya  mereka  hanyalah  mengikuti  hawa  nafsu  mereka  (belaka).  Dan
                     siapakah  yang  lebih  sesat  daripada  orang  yang  mengikuti  hawa
                     nafsunya  dengan  tidak  mendapat  petunjuk  dari  Allah  sedikitpun.
                     Sesungguhnya  Allah  tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
                     (Al Qur’an surat (28) Al Qashash ayat 50)






                                                           KIAT-KIAT MENSUCIKAN JIWA  13
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23