Page 21 - KIAT-KIAT MENSUCIKAN JIWA
P. 21
Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala
orang-orang yang berbuat kebaikan. (Al Qur’an surat (11) Huud ayat 115)
Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah)
dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta
orang-orang yang sabar.". (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 153)
Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah
sesudah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan sabar;
sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang. (Al Qur’an surat (16) An Nahl ayat 110)
7. Manusia Yang Harus Memilih Jalan keTAKWAan Atau Jalan keKAFIRan Dan
keFASIKan Karena Manusia Akan Mempertangung Jawabkan Perbuatannya
Masing-masing
Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang
ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir)
biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu
neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum,
niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang
menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang
paling jelek. (Al Qur’an surat (18) Al Kahfi ayat 29)
Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak
akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan (nya) dengan
baik. (Al Qur’an surat (18) Al Kahfi ayat 30)
Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi
Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa
yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa
yang telah kamu kerjakan. (Al Qur’an surat (16) An Nahl ayat 93)
(Ingatlah) suatu hari (ketika) tiap-tiap diri datang untuk membela dirinya
sendiri dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan (balasan) apa yang telah
dikerjakannya, sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan). (Al Qur’an surat (16)
An Nahl ayat 111)
Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka
sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan
barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian)
dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan
Kami tidak akan meng`azab sebelum Kami mengutus seorang rasul. (Al Qur’an surat
(17) Al Israa’ ayat 15)
Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka itu adalah untuk
dirinya sendiri, dan barangsiapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan
KIAT-KIAT MENSUCIKAN JIWA 16