Page 19 - KIAT-KIAT MENSUCIKAN JIWA
P. 19

6.5. Memaafkan Kesalahan orang lain

                     Dan  bersegeralah  kamu  kepada  ampunan  dari  Tuhanmu  dan  kepada
                     syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-
                     orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di
                     waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan
                     mema`afkan  (kesalahan)  orang.    Allah    menyukai    orang-orang    yang
                     berbuat  kebajikan. (Al Qur’an surat  (03) Ali ’Imran ayat 133-134)

                     Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-
                     anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap
                     mereka;  dan  jika  kamu  memaafkan  dan  tidak  memarahi  serta
                     mengampuni  (mereka)    maka    sesungguhnya    Allah  Maha  Pengampun  lagi
                     Maha  Penyayang.    Sesungguhnya  hartamu  dan  anak-anakmu  hanyalah  cobaan
                     (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar. (Al Qur’an surat (64) At Taghaabun
                     ayat 14-15)

                     Jadilah engkau pema`af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma`ruf,
                     serta  berpalinglah    daripada    orang-orang  yang  bodoh.  (Al  Qur’an  surat  (07)
                     Al A’raaf (07) ayat 199)


                     Perkataan yang baik dan pemberian ma`af lebih baik dari sedekah yang
                     diiringi  dengan  sesuatu  yang  menyakitkan  (perasaan  sipenerima).  Allah  Maha
                     Kaya lagi Maha Penyantun. (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 263)

                6.6. Menafkahkan Harta Di Waktu Lapang Sempit

                     Dan  bersegeralah  kamu  kepada  ampunan  dari  Tuhanmu  dan  kepada
                     syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-
                     orang yang bertakwa, (Al Qur’an surat (03) Ali ’Imran ayat 133)

                     (yaitu)  orang-orang  yang  menafkahkan  (hartanya),  baik  di  waktu
                     lapang  maupun  sempit,  dan  orang-orang  yang  menahan  amarahnya  dan
                     mema`afkan  (kesalahan)  orang.  Allah    menyukai    orang-orang    yang    berbuat
                     kebajikan. (Al Qur’an surat (03) Ali ’Imran ayat 134)

                     Kamu  sekali-kali  tidak  sampai  kepada  kebajikan  (yang  sempurna),  sebelum
                     kamu  menafkahkan  sebahagian  harta  yang  kamu  cintai.  Dan  apa  saja
                     yang  kamu  nafkahkan,  maka  sesungguhnya  Allah  mengetahuinya.  (Al  Qur’an
                     surat (03) Ali ’Imran ayat 92)

                     Hendaklah       orang      yang      mampu        memberi        nafkah      menurut
                     kemampuannya.  Dan  orang  yang  disempitkan  rezkinya  hendaklah
                     memberi nafkah dari harta  yang diberikan Allah kepadanya. Allah  tidak
                     memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan
                     kepadanya.  Allah  kelak  akan  memberikan  kelapangan  sesudah kesempitan.
                     (Al Qur’an surat (65) Ath Thalaaq ayat 7)




                                                           KIAT-KIAT MENSUCIKAN JIWA  14
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24