Page 10 - METODE PAHAM QUR'ANI
P. 10
Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil
pelajaran. (Al Qur’an surat (14) Ibrahim ayat 52)
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami, bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas
mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas
seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur'an)
untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar
gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (Al Qur’an surat (16) An Nahl
ayat 89)
Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang
mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi
membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu,
dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman (Al Qur’an surat (12)
Yusuf ayat 111)
Bila menafsirkan satu ayat Al Qur’an dijelaskan oleh opini suatu mazhab akan
mempunyai potensial konflik menjadikan umat Islam terpecah-pecah menjadi beberapa
bagian, karena setiap mazhab merasa bangga dari apa yang dia pahami. Seperti yang
telah Allah ingatkan di dalam surat-surat dan ayat-ayat sebagai berikut :
Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadi-kan agama mereka
terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga
dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). Maka biarkanlah mereka
dalam kesesatannya sampai suatu waktu. (Al Qur’an surat (23) Al Mu’minuun ayat
53-54)
dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah salat
dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu
orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi
beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada
pada golongan mereka. (Al Qur’an surat (30) Ar Ruum ayat 31-32)
Allah Maha Tahu makna ayat di dalam Al Qur’an, oleh karena itu bila kita ingin tahu
makna dari satu ayat, kita harus bertanya kepada Allah, harus berguru kepada Allah,
harus mencari ayat-ayat Allah yang lain di dalam Al Qur’an yang menjelaskan ayat-ayat
yang sedang kita pelajari agar pemahaman dan atau pengertian yang kita peroleh dari
ayat yang sedang kita pelajari tidak bertentangan dengan keinginan Allah atau tidak
bertentangan dengan ayat-ayat Allah yang lain yang berada di surat-surat lainnya di
dalam Al Qur’an.
Nabi Muhammad SAW sangat patuh, taat dan takwa kepada Allah, sehingga beliau selalu
berpola pikir dan berperilaku selalu mengikuti petunjuk-petunjuk Allah yang diwahyukan
kepadanya yang dirangkum di dalam Al Qur’an seperti di dalam surat-surat dan ayat-ayat
sebagai berikut :
Katakanlah: "Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku,
dan tidak (pula) aku mengetahui yang gaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu
bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan
METODE PAHAM QUR’ANI 2