Page 11 - METODE PAHAM QUR'ANI
P. 11

kepadaku.  Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?"
            Maka apakah kamu tidak memikirkan (nya)? (Al Qur’an surat (06) Al An’aam ayat 50)

            Dan apabila kamu tidak membawa suatu ayat Al Qur'an kepada mereka, mereka berkata:
            "Mengapa  tidak  kamu  buat  sendiri  ayat  itu?"  Katakanlah:  Sesungguhnya  aku  hanya
            mengikut  apa  yang  diwahyukan  dari  Tuhanku  kepadaku.  Al  Qur'an  ini  adalah
            bukti-bukti  yang  nyata  dari  Tuhanmu,  petunjuk  dan  rahmat  bagi  orang-orang  yang
            beriman. (Al Qur’an surat (07) Al A’raaf ayat 203)

            Katakanlah:  "Aku  bukanlah  rasul  yang  pertama  di  antara  rasul-rasul  dan  aku  tidak
            mengetahui  apa  yang  akan  diperbuat  terhadapku  dan  tidak  (pula)  terhadapmu.  Aku
            tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain
            hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan". (Al Qur’an surat (46) Al Ahqaaf
            ayat 9)

            Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang nyata, orang-orang yang tidak
            mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata: Datangkanlah Al Qur'an yang lain dari ini
            atau  gantilah  dia".  Katakanlah:  "Tidaklah  patut  bagiku  menggantinya  dari  pihak
            diriku  sendiri.  Aku  tidak  mengikut  kecuali  apa  yang  diwahyukan  kepadaku.
            Sesungguhnya  aku  takut  jika  mendurhakai  Tuhanku  kepada  siksa  hari  yang  besar
            (kiamat)". (Al Qur’an surat (10) Yunus ayat 15)

            Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru,
            dan  tiadalah  yang  diucapkannya  itu  (Al  Qur'an)  menurut  kemauan  hawa
            nafsunya.  Ucapannya  itu  tiada  lain  hanyalah  wahyu  yang  diwahyukan
            (kepadanya), yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, Yang mempunyai
            akal  yang  cerdas;  dan  (Jibril  itu)  menampakkan  diri  dengan  rupa  yang  asli.  (Al  Qur’an
            surat (53) An Najm ayat 1-6)

            Bahkan  Allah  mengancam  Nabi  Muhammad  akan  dipotong  urat  lehernya  bila  Nabi
            Muhammad berpola pikir dan berperilaku tidak sesuai wahyu Allah atau Al Qur’an seperti
            yang diancamkan Allah kepada Nabi Muhammad di dalam Al Qur’an surat (69) Al Haaqqah
            ayat 41-46 dan Hadits :

            dan  Al  Qur'an  itu  bukanlah  perkataan  seorang  penyair.  Sedikit  sekali  kamu  beriman
            kepadanya.  Dan  bukan  pula  perkataan  tukang  tenung.  Sedikit  sekali  kamu  mengambil
            pelajaran  daripadanya.  Ia  adalah  wahyu  yang  diturunkan  dari  Tuhan  semesta  alam.
            Seandainya  dia  (Muhammad)  mengada-adakan  sebagian  perkataan  atas
            (nama)  Kami,  Niscaya  benar-benar  kami  pegang  dia  pada  tangan  kanannya.
            Kemudian benar-benar Kami potong urat tali   jantungnya (Al Qur’an surat (69)
            Al Haaqqah ayat 41-46)

            Dan  Allah  sangat  murka  kepada  orang-orang  yang  mencatut  nama  Allah  untuk
            kepentingan dirinya, kelompoknya, agamanya tetapi tidak berdasarkan Al  Qur’an  seperti
            yang dijelaskan  di   Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 79 sebagai berikut :

            Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan
            tangan  mereka  sendiri,  lalu  dikatakannya:  "Ini  dari  Allah",  (dengan  maksud)
            untuk  memperoleh  keuntungan  yang  sedikit  dengan  perbuatan  itu.  Maka


                                                                   METODE PAHAM QUR’ANI  3
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16