Page 16 - METODE PAHAM QUR'ANI
P. 16

Bila hidup kita dan kehidupan kita tidak sejalan dengan Al Qur’an maka amal ibadah kita
            tidak  akan  diridhoi  Allah  walaupun  kita  sudah  “merasa”  bertakwa  kepada  Allah.    Masih
            banyak  manusia  bertakwa  kepada  Allah  dengan  cara  takwanya  masing-masing  tidak
            bertakwa kepada Allah dengan versi Allah.  Mereka menyesal dan sangat menyesal ketika
            matinya.

            Dan  mereka  berteriak  di  dalam  neraka  itu:  Ya  Tuhan  kami,  keluarkanlah  kami
            niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah
            kami  kerjakan".  Dan  apakah  Kami  tidak  memanjangkan  umurmu  dalam  masa  yang
            cukup  untuk  berpikir  bagi  orang  yang  mau  berpikir,  dan  (apakah  tidak)  datang  kepada
            kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang
            yang lalim seorang penolongpun. (Al Qur’an surat (35) Faathir ayat 37)

            maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi
            orang-orang  yang  beriman".  (Al  Qur’an  surat  (26) Asy Syu’araa ayat 102)

            Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang
            kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: Ya Tuhanku, mengapa
            Engkau  tidak  menangguhkan  (kematian)  ku  sampai  waktu  yang  dekat,  yang
            menyebabkan  aku  dapat  bersedekah  dan  aku  termasuk  orang-orang  yang  saleh?"
            (Al Qur’an surat (63) Al Munafiquun ayat 10)

            Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling
            merugi perbuatannya?" Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam
            kehidupan  dunia  ini,  sedangan  mereka  menyangka  bahwa  mereka  berbuat
            sebaik-baiknya. (Al Qur’an surat (18) Al Kahfi ayat 103-104)

            Pada  kesempatan  ini  kami  mengajak  umat  manusia  khususnya  umat  Islam  Indonesia
            segera kembali kepada aturan Allah, hukum Allah dan aqidah Allah yang murni semurni-
            murninya yaitu kitab suci Al Qur’an dan Al Hadits melalui segera memahami Al Qur’an dan
            Al Hadits secara tuntas dan kafah.

            Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya,
            dan  janganlah  kamu  turut  langkah-langkah  setan.  Sesungguhnya  setan  itu
            musuh yang nyata bagimu. (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 208)

            Hai  orang-orang  yang  beriman,  taatilah  Allah  dan  taatilah  Rasul  (Nya),  dan  ulil
            amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka
            kembalikanlah  ia  kepada  Allah  (Al  Qur'an)  dan  Rasul  (sunnahnya),  jika  kamu
            benar-benar  beriman  kepada  Allah  dan  hari  kemudian.  Yang  demikian  itu  lebih  utama
            (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (Al Qur’an surat (04) An Nisaa ayat 59)

            Barang siapa berpaling daripada Al Qur'an maka sesungguhnya ia akan memikul
            dosa yang besar di hari kiamat, (Al Qur’an surat (20) Thaahaa ayat 100)






                                                                   METODE PAHAM QUR’ANI  8
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21