Page 15 - METODE PAHAM QUR'ANI
P. 15
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang gaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-
lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan
bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu
kerjakan. (Al Qur’an surat (11) Huud ayat 123)
Dan jika mereka mendustakan kamu (sesudah kamu beri peringatan), maka sungguh
telah didustakan pula rasul-rasul sebelum kamu. Dan hanya kepada Allah-lah
dikembalikan segala urusan. (Al Qur’an surat (35) Faathiir ayat 4)
(Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa
yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.
(Al Qur’an surat (42) Asy Syuraa ayat 53)
Dan ketika Allah menampakkan mereka kepada kamu sekalian, ketika kamu berjumpa
dengan mereka berjumlah sedikit pada penglihatan matamu dan kamu ditampakkan-Nya
berjumlah sedikit pada penglihatan mata mereka, karena Allah hendak melakukan suatu
urusan yang mesti dilaksanakan. Dan hanya kepada Allah-lah dikembalikan segala
urusan. (Al Qur’an surat (08) Al Anfaal ayat 44)
Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan datangnya Allah dan malaikat (pada hari
kiamat) dalam naungan awan, dan diputuskanlah perkaranya. Dan hanya kepada
Allah dikembalikan segala urusan (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 210)
Aturan Allah, hukum Allah dan Aqidah Allah yang murni dan suci berada di dalam kitab
yang suci yaitu kitab suci Al Qur’an.
Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Qur'an) dengan
(membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan
kepada-Nya. (Al Qur’an surat (39) Az Zumar ayat 2)
Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan
memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. (Al Qur’an surat
(39) Az Zumar ayat 11)
Katakanlah: "Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan
kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku". (Al Qur’an surat (39) Az Zumar
ayat 14)
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan
memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus,
dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah
agama yang lurus. (Al Qur’an surat (98) Al Bayyinah ayat 5)
Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-
orang kafir tidak menyukai (nya). (Al Qur’an surat (40) Al Mu’min ayat 14)
Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia;
maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi
Allah Tuhan semesta alam. (Al Qur’an surat (40) Al Mu’min ayat 65)
METODE PAHAM QUR’ANI 7