Page 49 - E-Modul Fluida Dinamis
P. 49

Mathematics Formula

                        Perhatikan gambar 3.8 berikut!
                                                     Sebuah  bejana  berisi  zat  cair.  Dibagian  dinding

                                                     bejana terdapat lubang kebocoran kecil yang berjarak
                                                     ℎ  dari  permuukaan zat  cair. Zat  cair  mengalir pada
                                                     lubang dengan kecepatan   . Tekanan di titik    pada
                                                     lubang sama dengan tekanan di titik B pada permukaan

                                                     zat  cair  sama  dengan  tekanan  udara  luar  B.  Lubang
                                                     kebocoran  kecil  mengakibatkan  permukaan  zat  cair
                         Gambar 3.8 Zat cair         dalam bejana turun perlahan-lahan, sehingga     bisa
                                                                                                     2
                         dalam sebuah bejana         dianggap nol.
                         Sumber: Penulis
                        Dalam kasus tersebut, persamaan Bernoulli menjadi:
                                                   1   2               1   2
                                                                      
                                                 
                                                               1
                                                 +      +     ℎ =    +      +     ℎ
                                                                                   2
                                                       1
                                                                           2
                                                   2
                                                                       2
                        Oleh karena    =     dan    = 0, maka:
                                       
                                            
                                                  2
                                                              1   2
                                                           1
                                                           ℎ +      =     ℎ
                                                                          2
                                                                  1
                                                              2
                                                                      1
                                                           (ℎ − ℎ ) =     
                                                                          2
                                                            1    2    2   1
                                                          2
                                                            = 2  (ℎ − ℎ )
                                                                   1
                                                                       2
                                                          1
                                                           = √2  (ℎ − ℎ )
                                                         1
                                                                   1
                                                                        2
                                                               = √2  ℎ
                                                             1
                        Karena    =   , maka:
                                1
                                                    = √      …………………………… (3.5)

                       Keterangan:

                           =                                                                       (  /  )
                        ℎ =                                                     ℎ                      (  )
                                                      2
                           =                                         (  /   )

                       Kecepatan aliran zat cair menyembur keluar dari lubang yang terletak pada jarak ℎ
                       di bawah permukaan atas fluida dalam tangka/bejana sama dengan kecepatan yang
                        akan didapatkan sebuah benda apabila jatuh bebas dari ketinggian ℎ. Persamaan ini
                        disebut Teorema Torricelli.


                        Perhatian!
                        Teorema Torricelli hanya berlaku jika ujung atas wadah terbuka terhadap atmosfer
                       dan luas lubang jauh lebih kecil daripada luas penampang wadah.



       Dengan Pendekatan STEM                                                                                    44
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54