Page 52 - E-Modul Fluida Dinamis
P. 52
b. Venturimeter
Science and Technology Aplication
Venturimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kelajuan aliran
suatu fluida (zat cair). Dalam kehidupan nyata, venturimeter digunakan untuk
menghitung laju aliran air yang mengalir dalam pipa, misalnya dimanfaatkan
oleh PAM. Selain itu, venturimeter dapat digunakan untuk menghitung laju
aliran minyak yang digunakan oleh perusahaan minyak. Adapun pada bidang
kedokteran, venturimeter digunakan untuk mengukur laju aliran darah dalam
arteri.
Venturimeter terdiri dari 3 bagian utama, yakni:
1. Bagian Kovergen (Penyatu)
Cairan memasuki bagian ini dan karena bentuk bagiannya, cairan mulai
menyatu. Menurut persamaan kontinuitas, jika luas penampang berkurang
maka kecepatan cairan meningkat. Menurut persamaan Bernoulli, jika
kecepatan cairan meningkat maka tekanan harus berkurang.
2. Bagian Throat (Tenggorokan)
Cairan kemudian memasuki bagian dengan diameter konstan. Bagian ini
disebut tenggorokan. Karena diameternya konstan, kecepatan aliran cairan
tidak berubah dan juga tekanan di tenggorokan tidak berubah. Oleh karena
itu, Tenggorokan adalah tempat yang tepat untuk melakukan pengukuran
tekanan. Pengukuran tekanan pada posisi upstream diterapkan sebelum cairan
mencapai bagian konvergen. Perbedaan tekanan antara kedua posisi ini diukur
dengan menggunakan manometer atau pengukur tekanan.
3. Bagian Divergen (Pemisah)
Setelah cairan melewati tenggorokan, selanjutnya cairan tersebut
melewati bagian divergen. Fungsi dari bagian divergen ini adalah untuk
memulihkan tekanan yang diturunkan untuk mengukur laju aliran. Sudut bagian
divergen lebih pendek dari bagian konvergen, hal ini membuat panjang bagian
divergen relatif lebih panjang dari bagian konvergen. Hal ini dilakukan dengan
sengaja agar cairan tidak terpisah saat ada di perbatasan, pemisahan aliran
akan menyebabkan kehilangan tekanan.
Dengan Pendekatan STEM 47