Page 59 - E-Modul Fluida Dinamis
P. 59
kelajuan udara akan bernilai nol ( = 0) dan tekanan pada kaki kanan manometer
2
yang disimbolkan dengan sama dengan tekanan udara ketika mengalir di titik 2.
2
Jika beda ketinggian kedua titik diabaikan dan dihubungkan dengan
persamaan Bernoulli, dihasilkan persamaan selisih tekanan sebagai berikut.
1 1
+ ℎ + = + ℎ +
2
2
1
1
2 1 2 2 2 2
1
1
+ = +
2
2
1
2 1 2 2 2
1
− = ( − )
2
2
1
2
2
1
2
1
− = ((0) − )
2
2
2
1
2 1
1
− = −
2
2
1
2 1
1 = −
2
2 1 2 1
Jika selisih tekanan dihubungkan dengan tekanan hidrostatik raksa pada
manometer dengan − = ℎ, persamaan diatas menjadi seperti berikut.
2
1
= −
2
2 1 2 1
1
2
= ℎ
2 1
2 ℎ
2
=
1
= √ ……………………………... (3.11)
Keterangan:
1 = ( / )
= ( / )
2
ℎ = ( )
= ( / )
3
= ( / )
3
Contoh Soal
3.4 Menghitung kelajuan aliran udara pada pipa pitot dengan manometer
Sebuah pipa pitot digunakan untuk mengukur kelajuan udara yang melalui
sebuah terowongan. Pipa pitot ini dilengkapi dengan manometer alkohol
( = 800 / ). Apabila beda tinggi antara kedua kaki manometer 18 cm
3
dan massa jenis udara = 1,2 / , berapakah kelajuan aliran udara
3
tersebut? ( = 10 / )
2
Dengan Pendekatan STEM 54