Page 40 - Kelas XII. 1a. Wilayah dan Pewilayahan
P. 40
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
persekutuan (perhimpunan) regional, antara lain:
e. Persekutuan negara-negara berdasarkan paham politik yang dianut,
seperti: Blok Barat, Blok Timur, dan Non Blok;
f. Persekutuan negara-negara di bidang ekonomi, seperti: Masyarakat
Ekonomi Asean/MEA, Mashall Plan, Colombo Plan, OPEC, Pasaran
Bersama Eropa (Europian Common Market/ECM), Masyarakat
Ekonomi Eropa (MEE), Camecon (Council for Mutual Economic
Assistance), Sela (Sistema Economico Latioamericano), Pasar Bebas
Asia (AFTA), EEC (Europian Economic Community), dan EAC (East
African Community);
g. Persekutuan negara-negara di beberapa bidang sosial ekonomi
budaya, seperti OKI (Organisasi Konferensi Islam), Kelompok Utara-
Selatan, OAS (Organization of American States) dan lain-lainnya.
Regionalisasi wilayah pembangunan dapat pula dijadikan suatu contoh
sebagai suatu region (development region) yang dapat dijadikan dasar
suatu perencanaan, misalnya ketika masa orde baru Indonesia masih
mempunyai 26 provinsi, dibagi menjadi beberapa wilayah pembangunan
dan 4 (empat) wilayah pembangunan utama.
4. Teori Perkembangan Wilayah
Ada beberapa teori mengenai perkembangan wilayah yang sering
digunakan sebagai model. Teori tersebut pada umumnya berasal dari
tinjauan perkembangan ekonomi beberapa negara. Untuk
mengelompokkan teori-teori tersebut sangat sulit, karena banyak hal
yang mempengaruhinya yang harus dipertimbangkan, seperti periode
waktu teori tersebut lahir, pijakan yang digunakan tolok ukur, dan ide
yang terkandung dalam teori tersebut.
42

