Page 354 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 354

Namun, esok harinya, Putri
                                                    Monondeaga kembali mengelak.
                                                       “Aku belum mandi. Jemputlah

                                                     aku esok.” Lagi-lagi dia
                                                     memberi alasan, dan lagi-
                                                   lagi Tulap tak bisa menolak.
                                                  Dan, begitulah yang terjadi tiap

                                                 hari. Putri Monondeaga membuat
                                                alasan agar Tulap tak bisa
           mengajaknya. Dia berharap, suaminya segera pulang sebelum
           semuanya terlambat.

              Namun, suaminya tak pulang-pulang, padahal Putri Monondeaga
           sudah kehabisan alasan. Mau tak mau, sekarang dia ikut Tulap.
           Ternyata benar, Tulap memasukkannya ke dalam kurungan
           bersama beberapa orang lain yang siap disantap.

              Beberapa hari kemudian, ternyata Abo Mamongkuroit kembali
           dari perantauan. Dia kebingungan melihat istrinya tak ada di
            rumah. Setelah mencari ke sana dan kemari, dia menemukan
                     jejak kaki raksasa.

                                   “Ini pasti ulah Tulap, si raksasa pemangsa
                                    itu!” teriaknya marah.






















                                                                                       351
   349   350   351   352   353   354   355   356   357   358   359