Page 364 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 364

Keesokan paginya, ketika ketiga anaknya bangun, mereka
             bingung mencari ibunya. Mereka meminta ayahnya untuk

             menemani mereka mencari ibu mereka ke pantai.
                ”Ibu... di manakah Ibu? Si Bungsu lapar, dia hendak
             menyusu.”
                Lalu, terdengar sebuah suara.

                ”Ibu di sini, Nak. Kemarilah kalian.”
                Ketiga anak itu terkejut ketika melihat sosok ibunya.
             Demikian juga dengan si ayah.
                Si Bungsu menangis keras melihat ibunya. Dia bahkan

             menolak untuk disusui. Kedua kakaknya juga tak mau
             mendekat.
                ”Percayalah, Nak, aku ini benar-benar ibumu. Ibu menangis
             di pantai ini semalam, dan ternyata tangisan Ibu dianggap

             sebagai keinginan untuk tinggal di lautan ini selama-lamanya.”
             Si ibu mulai menangis.
                Ketiga anaknya ternganga, demikian juga dengan suaminya.
             Kini, mereka tak bisa lagi hidup bersama-sama.

                                        Konon, ibu mereka ini menjelma
                                         menjadi ikan yang dikenal
                                            dengan nama ikan duyung.






















                                                                                       361
   359   360   361   362   363   364   365   366   367   368   369