Page 412 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 412

Ilustrasi: Gege Orange

                                      To Dilaling

                                        Sulawesi Barat






               Raja Balanipa ingin menjadi raja seumur hidup. Oleh karena
           itu, dia tak mau punya anak laki-laki.
               Saat istrinya hamil, dia berharap agar bayi yang dilahirkan

           istrinya adalah perempuan.
               Suatu hari, Raja hendak pergi berburu selama beberapa hari.
               ”Jagalah istriku yang sedang hamil tua itu.
           Jika dia melahirkan sebelum aku kembali, kau

           tahu apa yang harus kau lakukan bukan?”
           pesannya pada Puang Mosso, pengawalnya.
               Puang Mosso mengangguk. Dia tahu jika
           bayi itu laki-laki, dia harus menyingkirkannya ke

           hutan. Sebenarnya Puang Mosso tak tega,
           namun dia tak berani melawan Raja
           Balanipa.
               Tibalah saatnya permaisuri

           melahirkan. Ternyata bayinya laki-laki.
           Bayi itu sehat dan tampan, namun
           lidahnya berwarna hitam dan berbulu.
           Permaisuri dan Puang Mosso tak tega

           jika harus menyingkirkan bayi itu. Mereka
           lalu memutuskan untuk menitipkan bayi itu
           pada seorang pedagang yang hendak berlayar
           ke Pulau Salemo.


                                                                                       409
   407   408   409   410   411   412   413   414   415   416   417