Page 419 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 419

Suatu hari, seseorang bernama Puatta Di mendatangi

        mereka. Dia bermaksud mengajak Negeri Pallayarang Tallu
        untuk bergabung menjadi anggota Pitu Baqbana Binanga, yaitu
        persekutuan kerajaan-kerajaan di daerah Mandar. Namun, ketiga

        pemuda itu menolak.
            Puatta Di tak menyerah. Beberapa hari kemudian dia datang
        lagi.
            Lagi-lagi, ketiga pemuda itu menolak.
            “Masih banyak rakyat kami yang susah. Kami akan membangun

        negeri kami terlebih dahulu,” kata I Lauwella.
            “Ah, jika itu permasalahannya, aku akan membayar tambo
        atau upah pada kalian!” jawab Puatta Di.

            Mendengar ucapan Puatta Di, ketiga pemuda itu akhirnya
        setuju.
            “Kapan tambo itu akan kau bayarkan?” tanya I Lauase.
            “Minggu depan,” janji Puatta Di.

































       416
   414   415   416   417   418   419   420   421   422   423   424