Page 23 - Modul 1
P. 23
Begitu juga dengan Mobil listrik, banyak hal yang bisa terjadi
sehingga mengakibatkan sistem kelistrikan dan keamananan kelistrikan
terganggu contohnya sengatan listrik. Menurut VDE (Asosiasi Jerman
untuk Teknologi Listrik, Elektronik & Informasi), tegangan bolak-balik
AC 50 V atau tegangan DC 120 V sudah dianggap sebagai tegangan sentuh
yang mengancam nyawa orang dewasa yang sehat. Aturan teknis untuk
keselamatan selama pengoperasian sistem kelistrikan, diterbitkan oleh
Kantor Federal Jerman untuk Keselamatan Kerja dan Kesehatan (BAUA),
menentukan nilai maksimum 25 V AC dan 60 V DC. IUE (Institut Jerman
untuk Pemeriksaan Kecelakaan Kelistrikan) telah menetapkan sekitar
40% dari semua kecelakaan kerja di sistem kelistrikan dengan lingkungan
tegangan kerja 1000 V, terjadi pada saat proses pemecahan masalah atau
pekerjaan perbaikan.
Dasar Peraturan Keselamatan Kerja dan Petunjuk Pengujian Mobil Listrik
UNECE R100 – Regulation no. 100 of the United Nations Economic Commission
for Europe: adalah ketentuan umum untuk memberi izin pada kendaraan
listrik yang memenuhi persyaratan secara spesifik, versi pertama dibuat
pada tanggal 23 Agustus 1996, seri terakhir (02) amandemen per tanggal
15 Juli 2013,dan terbaru 2015. Regulasi ini mendefinisikan persyaratan
keamanan untuk kendaraan listrik selama beroperasi menggunakan
energi listrik yang terpisah dari pengisi dayanya (charger), dan ini yang
menentukan dibutuhkanya pegujian keamanan pada tegangan tinggi.
ECE R100 adalah peraturan yang berlaku untuk pengujian tipe kendaraan
dengan sistem tegangan tinggi di Eropa dan negara lain yang telah
mengadopsi peraturan ini.
Persyaratan Keselamatan Listrik Sesuai dengan UNECE – R100:
1. Semua komponen aktif di kompartemen penumpang dan bagasi harus
memenuhi kategori perlindungan IPXXD dan IPXXB untuk keseluruhan
area lain.
2. Semua bagian konduktif yang terbuka – seperti penghalang konduktif
dan wadah konduktif – harus diarde dengan baik untuk menjamin
perlindungan terhadap sengatan listrik akibat kontak tidak langsung,
sehingga tidak terjadi potensi bahaya. Dalam hal ini, peraturan
pencegahan kecelakaan dan UNECE R100 sama-sama menetapkan
resistensi maksimum di antara dua bagian konduktif yang dapat
disentuh harus kurang dari 100 mΩ pada 0,2 A.