Page 15 - Brown Warm Handdrawn Abstract Financial Advisor Resume
P. 15
b. Klasifikasi Tumbuhan Paku
Dalam taksonomi tumbuhan, Pteridophyta berdasarkan struktur
tubuhnya dibagi menjadi 4 kelas :
1.Paku Purba / Paku Telanjang (Psilophyta)
Disebut paku purba karena sebagian besar anggotanya sudah punah.
Psilophyta disebut juga paku telanjang karena memiliki struktur
tubuhnya yang paling sederhana yaitu tidak memiliki daun. Kalaupun
ada, daun daunnya berukuran kecil (mikrofil) dan belum terdiferensiasi.
Beberapa anggota paku ini juga belum memiliki akar sejati. meskipun
demikian, batang dari paku purba ini sudah memiliki berkas
pengangkut. Dan paku purba merupakan paku homospora.
Contoh paku purba yaitu Psilotum nudum, yang memiliki ciri utama
batangnya selalu dikotomis ya itu bercabang dua. Ciri lainnya
sporangiumnya terletak di ketiak daun. Paku purba memiliki akar
rimpang (rizam) yang vertikal dan horizontal.
2. Paku Ekor Kuda (Sphenophyta)
Contohnya Equisetum, yang memiliki batang tumbuh tegak, berongga
dan beruas-ruas. Batang itu bersambung dengan akar rizom yang
menjalar didalam tanah. Setiap ujung batang atau cabang dapat
menghasilkan strobulus yang berisikan 5-10 sporangium. Batang yang
strobilus di ujungnya terlihat seperti ekor kuda. Paku ini merupakan
paku peralihan, yang tumbuhnya di daerah basah dan lembap.
3. Paku Kawat /Paku Rambat (Lycopodophyta)
Disebut paku kawat karena memiliki batang yang panjang seperti
kawat. Batang dan akar membentuk percabangan menggarpu.
Daunnya berukuran kecil, berbentuk rambut / jarum dan susunannya
rapat menurut garis spiral. Sporangium paku kawat terdapat di dalam
strobilus dan menghasilkan isospora. Paku kawat termasuk paku
homospora.n contoh paku kawat yaitu Lycopodium, Usietes dan
Selaginella.