Page 18 - Brown Warm Handdrawn Abstract Financial Advisor Resume
P. 18
a. Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)
Gymnospermae berasal dari kata gymno (terbuka/telanjang) dan
spermae (biji). Ciri utama tumbuhan berbiji yaitu biji tidak dibentuk
bakal buah. Gymnospermae merupakan tumbuhan berkayu yang
habitusnya berupa semak, perdu atau pohon dengan batang tegak
lurus tanpa cabang atau bercabang-cabang. Hampir semua
Gymnospermae iyalah tumbuhan yang hijau sepanjang tahun seperti
Pinus. Pembuahan pada gymnospermae yaitu pembuahan tunggal,
dimana hanya satu telur yang dibuahi dan tumbuh berkembang
menjadi embrio. Gymnospermae memiliki 4 divisi yaitu :
1) Divisi Coniferophyta
Coniferophyta berasal dari kata conus (kerucut), ferein (mendukung)
dan phyton (tumbuhan). Kelompok tumbuhan konifer merupakan divisi
yang paling besar dalam kelompok Gymnospermae yang terdiri dari
Pinus, Cemara, Juniper dan Sequoia.
Sebagian besar dari tumbuhan konifer merupakan pepohonan, tetapi
ada beberapa spesies yang berupa perdu. Conifer umumnya memiliki
batang pokok dominan yang lurus dan mencapai ketinggian lebih dari
30 m. Contohnya Sequoia sempervireus di Amerika.
Daun pada tumbuhan konifer umumnya berbentuk jarum, tapi ada yang
berbentuk seperti sisik dan selalu hijau sepanjang tahun. Tumbuhan
konifer menghasilkan biji yang berkembang di dalam strobilus, ada
beberapa tumbuhan konifer yang memiliki strobilus jantan dan betina
pada tumbuhan yang sama (berumah satu), contohnya tusam (pinus
sp.). Dan ada yang memiliki strobilus jantan serta betina pada
tumbuhan yang berbeda (berumah dua), contohnya pakis haji (Cycas
rumphii) dan melinjo (Gnetum gnemon).
2) Devisi Cycadophyta
Cycadophyta merupakan gymnospermae tertua dan paling primitif
sehingga disebut "fosil hidup". Divisi cycadophyta memiliki habitus
menyerupai pohon palem, berkayu dan tidak bercabang. Batangnya
tebal dan daunnya muda menggulung seperti daun paku.