Page 50 - Anatomi-dan-Fisiologi-Manusia-Komprehensif
P. 50

  Anatomi Fisiologi Manusia  




               b.    Otot Polos
                     Otot  polos  polos  juga  disebut  sebagai  otot  tak  sadar  (otot  viseral).  Istilah  viseral
               mengacu kepada organ internal, yang banyak mengandung sel otot polos.Umumnya, otot
               polos  bertindak  untuk  mendorong  zat-zat  melalui  organ  dengan  kontraksi  dan  relaksasi.
               Disebut otot polos karena tidak memiliki garis atau pita seperti halnya pada otot rangka. Sel
               otot  polos  lebih  pendek  dari  sel  otot  rangka.  Berbentuk  spindle  dan  meruncing  pada
               ujungnya dan hanya memiliki satu nukleus yang terletak ditengah. Meskipun impuls saraf
               dapat  menyebabkan  kontraksi,  otot  polos  umumnya  tidak  dapat  dirangsang  untuk
               berkontraksi  oleh  saraf  sadar  sehingga  disebut  sebagai  otot  tak  sadar.Berarti  kita  tidak
               mengontrol kontraksinya, tetapi dikontrol oleh sistem saraf otonom.
                     Jaringan otot polos ditemukan dalam dinding organ tubuh berongga seperti lambung,
               usus,  kandung  kemih,  uterus,  dan  pembuluh  darah.  Sel  otot  polos  terususun  dalam  dua
               lapisan, lapisan longitudinal bagian luar dan lapisan sirkuler bagian dalam. Kontraksi simultan
               dari dua lapisan tersebut mendorong material ke dalam organ berongga dalam satu arah,
               karenanya makanan didorong oleh kontraksi otot polos sepanjang saluran pencernaan yang
               disebut  peristaltik  dan  darah  didorong  sepanjang  arteri  dan  vena.  Urin  juga  didorong  ke
               bawah menuju ureter oleh kontraksi otot polos.
                     Dalam dinding arteri dan vena, otot polos mengonstriksi atau mendilatasi pembuluh
               untuk mempertahankan tekanan darah normal. Iris dari mata memiliki dua set otot polos
               untuk mengonstriksi atau mendilatasi pupil yang mengatur sejumlah cahaya yang masuk ke
               retina.

               c.    Otot Jantung
                     Otot  jantung  ditemukan  hanya  dalam  dinding  jantung.  Sel  otot  jantung  berbentuk
               silinder dan bercabang yang menghubungkan ke sel otot jantung lainnya. Cabang-cabang ini
               menghubungkan  satu  dengan  yang  lainnya  melalui  area  khusus  yang  disebut  intercalated
               disk. Otot jantung tampak bergaris mirip dengan sel otot rangka dan hanya memiliki satu
               nukleus  setiap  sel.  Sel  otot  jantung  lebih  pendek  daripada  sel  otot  rangkadan  otot polos.
               Otot ini bertanggung jawab untuk memompa darah melalui jantung dan ke dalam pembuluh
               darah.

               4.    Jaringan Saraf
                     Sel  dalam  jaringan  saraf  yang  menghasilkan  dan  mengkonduksikan  impuls  disebut
               neuron (sel saraf) (gambar 13). Sel ini memiliki 3 bagian utama: dendrit, badan sel, dan satu
               akson. Neuron adalah sel yang sangat panjang sehingga seperti sel otot, jaringan ini disebut
               sebagai serat saraf. Penjelasan lebih detail tentang neuron akan dibahas pada sistem saraf.
               Jaringan  saraf  membentuk  otak,  sumsum  tulang  belakang,  dan  berbagai  saraf  tubuh.
               Jaringan  saraf  mengontrol  dan  mengkoordinasikan  aktivitas  tubuh.  Jaringan  ini
               memungkinkan  kita  untuk  memahami  lingkungan  dan  beradaptasi  terhadap  perubahan
               kondisi.  Jaringan  ini  mengkordinasikan  otot  rangka  kita,  khususnya  kepekaan  pada
               penglihatan, rasa, bau, dan pendengaran. Jaringan ini mengontrol emosi dan kemampuan
               penalaran kita. Ini memungkinkan kita belajar melalui proses memori.


                                                           44
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55