Page 126 - KONSEP DASAR PKN -
P. 126

Belanda ini berdampak sangat buruk bagi bangsa Indonesia, maka pada masa itu Ibu

                   Kota Negara Indonesia berpindah ke Yogyakarta pada tanggal 4 Januari 1946 sampai
                   dengan tanggal  27 Desember 1949. Ibu kota  negara Indonesia ini  dipindah sebab

                   diyakini bahwa di Jakarta pada saat itu sedang mengalami kekacauan. Yogyakarta

                   dipilih  untuk  menjadi  ibu  kota  negara  Indonesia  pada  saat  itu  disebabkan
                   Yogyakarta  diyakini  sebagai  kota  yang  paling  aman  pada  saat  itu.  Ini  semua  pun

                   dilakukan karena ada jaminan keamanan dari Sultan dan pemerintah yang meyakini

                   bahwa NICA tidak akan menyerbu keraton Yogyakarta.
                       Pada masa ini Indonesia benar-benar pada masa yang sangat tertekan dan penuh

                   bayang-bayang  dari  Belanda  hingga  pada  saat  itu  dibuatlah  beberapa  perjanjian
                   untuk Indonesia dan Belanda agar Belanda tidak menyalahi koridornya dan aturan

                   yang  berlaku  di  Indonesia.  Namun.  Belanda  pada  saat  itu  mengkhianati  setiap

                   perjanjian yang telah dibuat dan disahkan. Semua ini pada intinya karena belanda
                   ingin  kembali  menjajah  Indonesia.  Hingga  pada  saat  itu  dilakukanlah  sebuah

                   Konferensi  yang  cukup  besar  dan  terkenal  yaitu  Konferensi  Meja  Bundar  yang

                   bertujuan untuk menangani masalah yang terjadi pada Indonesia dan Belanda. Pada
                   intinya Belanda ini tetap ingin menjajah bangsa Indonesia bagaimana pun caranya.

                   Walaupun  tidak  bisa  menjajah  Indonesia  secara  utuh  dan  keseluruhan,  menjajah
                   sebagian kecil dari negara Indonesia pun bagi Belanda tidak masalah. Intinya pada

                   periode  ini  Indonesia  kembali  berjuang  dan  berkorban  melawan  Belanda  yang

                   datang bersama NICA.


               2.  Periode 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950

                       Perjuangan Indonesia yang selanjutnya bukanlah perjuangan dan pengorbanan
                   yang  mudah,  karena  pada  periode  ini  Indonesia  berjuang  mempertahakan

                   kemerdekaannya  dari  masalah-masalah  yang  timbul  dari  internal  di  dalam

                   pemerintahan  Indonesia  sendiri.  Yang  mana  pada  saat  itu  yang  menjadi  masalah
                   adalah mengenai bentuk negara dan konstitusi yang dianut oleh Indonesia. Namun

                   Indonesia dapat melewati situasi ini

                       Dalam kurun waktu 1945-1950, UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya
                   karena  Indonesia  sedang  disibukkan  dengan  perjuangan  mempertahankan

                   kemerdekaan.  Maklumat  Wakil  Presiden  Nomor  X  pada  tanggal  16  Oktober  1945
                   memutuskan bahwa kekuasaan legislatif diserahkan kepada KNIP, karena MPR dan



                                                                  BAB 5 SEJARAH PERJUANGAN BANGSA | 122
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131