Page 38 - E-Modul Materi Struktur Atom
P. 38
Penyimpangan Aturan Umum dalam Menentukan Konfigurasi Elektron
Konfigurasi elektron suatu unsur menggambarkan sifat unsur tersebut. Hasil
eksperimen membuktikan bahwa orbital yang terisi penuh dan orbital yang terisi setengah
penuh berada dalam keadaan lebih stabil. Contoh orbital yang terisi penuh adalah gas mulia
yang dikenal sebagai konfigurasi oktet, kecuali He.
6
2
2
10Ne = 1s 2s 2p (elektron valensi 8, stabil)
2
6
2
2
6
18Ar = 1s 2s 2p 3s 3p (elektron valensi 8, stabil)
Berdasarkan eksperimen, terdapat penyimpangan konfigurasi elektron dalam
pengisian elektron. Penyimpangan pengisian elektron ditemui pada elektron yang terdapat
pada orbital subkulit d dan f. Penyimpangan pada orbital subkulit d dikarenakan orbital yang
5
10
setengah penuh (d ) atau penuh (d ) bersifat lebih stabil dibandingkan dengan orbital yang
9
4
8
hampir setengah penuh (d ) atau hampir penuh (d atau d ). Dengan demikian, jika elektron
4
9
8
terluar berakhir pada d , d atau d tersebut, maka satu atau semua elektron pada orbital s
(yang berada pada tingkat energi yang lebih rendah dari d) pindah ke orbital subkulit d.
Contoh orbital setengah penuh :
6
1
6
5
2
2
24Cr = 2s 2p 3s 3p 4s 3d
orbital 3d penuh dan 4s setengah penuh, lebih stabil, hasil percobaan.
Contoh orbital penuh :
2
2
2
6C = 1s 2s 2p
Konfigurasi Ion
Contoh:
+
6
2
2
11Na = 1s 2s 2p
2
6
2
-
11Na = 1s 2s 2p 3s 2
Silahkan amati ppt konfigurasi
elektron mekanika kuantum
berikut:
Struktur Atom 32
Kelas X SMA