Page 28 - combinepdf_Neat
P. 28
Kegiatan Belajar 3
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan
C. Determinasi Faktor Nature dan Nurture dalam Perkembangan Aspek-Aspek Psikofisik Individu serta
Implikasinya dalam Pendidikan
Pendidikan keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama adalah modal utama bagi perkembangan anak
ke depannya. Selanjutnya sekolah sebagai lembaga pendidikan kedua yang formal berfungsi sebagai pusat
pendidikan untuk pembentukan pribadi anak dan mengembangkan potensi yang ada pada anak. Serta masyarakat
sebagai lembaga pendidikan ketiga sesudah keluarga dan sekolah mempunyai sifat dan fungsi yang berbeda
dengan ruang lingkup dengan batasan yang tidak jelas dan keanekaragaman bentuk kehidupan sosial serta
berjenis-jenis budayanya yang tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai sosial budaya yang dijunjung tinggi oleh
semua lapisan masyarakat.
Dalam perkembangan individu, faktor nature dan nurture adalah penentu perkembangan aspek-aspek psikofisik
individu. Aspek-aspek perkembangan individu meliputi fisik, intelektual, sosial, emosi, bahasa, moral, dan
agama. Perkembangan fisik meliputi pertumbuhan sebelum lahir dan pertumbuhan setelah lahir. Intelektual (
kecerdasan ) atau daya pikir merupakan kemampuan untuk beradaptasi secara berhasil dengan situasi baru atau
lingkungan pada umumnya. Sosial, setiap individu selalu berinteraksi dengan lingkungan dan selalu memerlukan
manusia lainnya. Emosi merupakan perasaan tertentu yang menyertai setiap keadaan atau perilaku individu.
Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan yang lain. Moralitas merupakan kemauan untuk
menerima dan melakukan peraturan, nilai-nilai atau prinsip-prinsip moral. Agama merupakan kepercayaan yang
dianut oleh individu.
Perkembangan seseorang adalah hasil dari faktor bawaan dan lingkungan ( nature vs nurture ). Dalam hal ini dapat
dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan keluarga terhadap perkembangan awal anak sangat penting karena
disinilah awal mula dari pendidikan anak, yang mana orang tua sebagai guru, anak akan mencontoh apa yang
dilakukan
Menurut Santrock (2011) ada 3 interaksi nature dan nurture
1. interaksi genotipe dengan lingkungan secara aktif. Seperti orang tua yang mempunyai genetic rajin
berpetualang maka anaknya juga sering diajak berpetualang ke tempat wisata. Sehingga tidak dipungkiri anak
tersebut akan ikut senang berpetualangan.
2. interaksi genotipe dengan lingkungan secara evokatif. Seperti anak yang mempunyai sikap ramah akan
mendapatkan banyak teman, berbeda dengan anak pendiam akan mendapatkan teman yang sedikit karena tidak
mengalami interaksi yang banyak.
3. interaksi genotipe dan lingkungan secara pasif. Seperti anak yang mempunyai kesukaan berolahga maka
anak tersebut akan berada pada lingkungan yang suka berolahraga. Sehingga anak tersebut dapat menampilkan
keterampilannya.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

