Page 25 - combinepdf_Neat
P. 25
Kegiatan Belajar 3
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan
. Pengaruh Faktor Nurture terhadap Perkembangan
Faktor nurture adalah faktor yang mempengaruhi perkembangan individu itu sepenuhnya ditentukan oleh
faktor lingkungan atau pendidikan atau disebut juga dengan aliran 'Empirisme' yang menjadikan faktor
lingkungan atau pendidikan maha kuasa dalam menentukan perkembangan seorang individu. Tokoh alran ini
adalah John Locke.
Nurture mengacu pada kondisi lingkungan dan yang mendukung pengembangan. tanaman membutuhkan
sinar matahari, air, dan suhu yang tepat untuk tumbuh-dan dibantu bantu seseorang untuk menarik rumput liar di
sekitarnya dan menambahkan pupuk. Anak-anak juga perlu dipupuk: mereka membutuhkan cinta dan dukungan
dari orang tua, saudara, keluarga, guru, teman sebaya, dan orang lain, hal tersebut penting dalam hidup mereka.
Anak-anak bisa sangat dipengaruhi oleh bagaimana orang-orang membina mereka. Lingkungan adalah
keseluruhan adalah keseluruhan fenomena ( peristiwa, situasi, atau kondisi ) fisik atau alam atau sosial yang
mempengaruhi atau dipengaruhi perkembangan individu.
Faktor lingkungan yang dibahas pada paparan berikut adalah lingkungan keluarga, sekolah, teman sebaya,
masyarakat dan media massa.
a. Lingkungan Keluarga
Lingkungan memiliki peran penting dalam mewujudkan kepribadian anak. Khususnya lingkungan keluarga.
Lingkungan sosial yang lebih banyak berpengaruh terhadap perkembangan individu adalah lingkungan keluarga.
Kedua orang tua adalah pemain peran ini. Peran lingkungan dalam mewujudkan kepribadian seseorang, baik
lingkungan pra kelahiran maupun lingkungan pasca kelahiran adalah masalah yang tidak bisa dipungkiri
khususnya lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga adalah sebuah basis awal kehidupan bagi setiap manusia.
Lingkungan keluarga dipandang sebagai faktor penentu utama terhadap perkembangan anak. Alasan tentang
pentingnya peranan keluarga bagi perkembangan anak adalah:
(a) keluarga merupakan kelompok sosial pertama yang menjadi pusat identifikasi anak
(b) keluarga merupakan lingkungan pertama yang mengenal nilai-nilai kehidupan kepada anak
(c) orang tua dan anggota keluarga lainnya “Significant People” bagi perkembangan kepribadian anak
(d) keluarga sebagai institusi yang memfasilitasi kebutuhan dasar insani ( manusiawi ), baik yang bersifat fisik-
biologis, maupun sosiopsikologis,
(e) anak banyak menghabiskan waktunya di lingkungan keluarga.
Menurut Hammer dan Turner (Adiasri T.A., 2008:8) peranan orang tua yang sesuai dengan fase perkembangan
anak adalah:
1. Pada masa bayi berperan sebagi perawat (caregiver)
2. Pada masa kanak-kanak sebagai pelindung (protector)
3. Pada usia pra-sekolah sebagai pengasuh (nurturer)
4. Pada masa sekolah dasar sebagai pendorong (encourager)
5. Pada masa pra-remaja dan remaja berperan sebagai konselor (counselor)
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

