Page 20 - combinepdf_Neat
P. 20
Kegiatan Belajar 2
Hukum Perkembangan
Namun, individu mengelami perkembangan sepanjang hayat hidupnya dan ada banyak hal yang memengaruhi
selama proses perkembangan. Oleh karena itu menurut Hurlock (1980), pola-pola perilaku yang terbentuk di
tahun-tahun pertama kehidupan dan yang cenderung mapan tersebut, bukan berarti tidak bisa berubah. Ada
tiga kondisi yang memungkinkan perubahan cenderung terjadi, yaitu:
a. Individu memperoleh bantuan atau bimbingan untuk berubah.
b. Orang-orang yang berarti bagi individu memperlakukan individu dengan cara-cara yang baru atau
berbeda.
c. Individu memiliki motivasi yang kuat untuk berubah.
Perkembangan Individu Bersifat Holistik
Berbagai aspek perkembangan manusia tidak terjadi secara terpisah dan sendiri-sendiri,
melainkan saling memengaruhi antara satu aspek dengan aspek yang lain. Hambatan pada salah
satu aspek dapat menghambat perkembangan aspek yang lainnya, oleh karena itu seluruh aspek
perkembangan harus dianggap sama pentingnya dan semuanya diupayajan berkembang optimal.
1. Perkembangan Mengikuti Pola Tertentu yang dapat
Diprediksi
Secara umum ada pola-pola tertentu dalam
perkembangan individu. Misalnya, dalam perkembangan
fisik dan motorik ada pola perkembangan sesuai dengan
pola perkembangan sesuai dengan hukum cephalocaudal
(perkembangan menyebar keseluruh tubuh dari arah kepala
ke kaki) dan hukum proximodistal (perkembangan
menyebar dari titik poros sentral tubuh ke anggota-anggota
tubuh.
2. P e r k e m b a n g a n D i b a n t u o l e h S t i m u l a s i
(Rangsangan)
Agar perkembangan individu terjadi seoptimal
mungkin, diperlukan perhatian stimulasi sesuai dengan taraf
perkembangannya. Contoh: agar anak dapat bicara maka
orangtua perlu melatih bicara, agar anak dapat menulis maka
harus dilatih menulis, agar anak dapat membaca maka harus
dilatih membaca. Tentu harus diingat bahwa selain stimulasi
maka perkembangan juga dipengaruhi oleh faktor bawaan,
artinya sejauh mana stimulasi berpengaruh dibatasi oleh
faktor bawaan.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

