Page 17 - combinepdf_Neat
P. 17

Kegiatan Belajar 2
         Hukum Perkembangan




          Carol Gestwicki (1995) mengemukakan beberapa hukum dasar perkembangan:


                Hukum Konvergensi

                Perkembangan  merupakan  hasil  interaksi  faktor-faktor  biologis  (kematangan)  dan  faktor-faktor
                lingkungan  (belajar).  Kematangan  merupakan  prasyarat  munculnya  kesiapan  untuk  belajar.
                Lingkungan menentukan arah perkembangan.


                . Hukum Tempo Perkembangan
                Perkembangan  pada  suatu  tahap  merupakan  landasan  bagi  perkembangan  berikutnya.  Suatu

                perkembangan tidak akan mungkin terjadi berkesinambungan dengan baik bila anak didorong untuk
                melampaui atau secara tergesa-gesa menjalani tahap-tahap awal. Anak harus diberi waktu sesuai
                dengan yang mereka butuhkan sebelum berlanjut pada tahap berikutnya.


                . Hukum Masa Peka
                Dalam  perkembangan  terdapat  waktu-waktu  yang  optimal.  Waktu-waktu  yang  menunjukkan
                kesiapan harus dikenal melalui pengamatan yang cermat. Proses belajar akan terjadi dengan sangat

                mudah pada saat yang optimal. Setiap pembelajaran tidak akan menjadikan proses belajar
                dengan mudah sebelum mencapai kesiapan.


               Hukum Rekapitulasi
               Stanley Hall (1846-1924) berusaha untuk memberikan kontribusi teoretis terhadap psikologi. Dengan

               dipengaruhi  oleh  tulisan  dan  teori  Darwin,  Stanley  Hall  mengemukakan  bahwa  perilaku  dan
               perkembangan anak merupakan rekapitulasi dari evolusi spesies (manusia). Dengan pandangan ini
               Hall menamai studi perkembangan anak psikologi genetis. Hall juga berpendapat bahwa pendidikan
               dan pembimbingan anak memupuk kecenderungan alami anak yang merefleksikan bentuk-bentuk

               perilaku  dan  perkembangan  spesies  (manusia)  yang  terdahulu.  Hall  terutama  menekankan  masa
               adolesen, yang menurut pendapatnya menandai berakhirnya rekapitulasi dan merupakan kesempatan
               pertama  bagi  anak  untuk  mengembangkan  bakat-bakat  dan  kemampuan  individualnya.  Dengan
               perkembangan  dan  kemajuan  penelitian  biologis  jelaslah  bahwa  tidak  ada  proses  rekapitulasi

               sederhana pada perkembangan manusia. Selanjutnya, banyak ahli-ahli psikologi Amerika yang lebih
               tertarik kepada pengaruh lingkungan terhadap perkembangan. Artinya, bahwa anak memperoleh
               pengetahuan dan keterampilan melalui pengalaman dan perilakunya dapat dijelaskan dengan baik
               dengan proses belajar yang

               dialaminya. Masa berikutnya, psikologi genetis lebih dikenal dengan psikologi perkembangan yang
               berorientasi pada penelitian lingkungan dengan menggunakan metode eksperimen. Hal itu mengubah
               arah studi tentang anak di tahun-tahun berikutnya.











          Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog.  Intan Puspitasari, S.Psi., MA

           Psikologi Peserta Didik
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22