Page 19 - combinepdf_Neat
P. 19
Kegiatan Belajar 2
Hukum Perkembangan
Selain hukum-hukum tersebut, proses perkembangan juga melalui sejumlah prinsip sebagai
berikut:
Perkembangan Mencakup Proses-proses Biologis (Biological Process), Kognitif
(Cognitive Process), Sosialemosional (Socioemotional Process)
Proses biologis meliputi perubahan fisik individu seperti pertambahan berat dan tinggi badan,
pertumbuhan otak, perubahan pada keterampilan motorik, dna lain-lain. Proses kognitif
meliputi perubahan-perubahan pada pemikiran, intelegensi, dan bahasa. Proses
sosioemosional meliputi perubahan pada relasi individu dengan orang lain, perubahan emosi,
dan kepribadian individu. Ketiga proses ini saling berkaitan dan pengaruh memengaruhi.
Misalnya, proses biologis akan memengaruhi proses kognitif, proses kognitif dapat
meningkatkan atau membatasi proses sosioemosional, dan proses sosioemosional
memengaruhi proses kognitif. Oleh karena itu, ketiga aspek ini-aspek biologis, kognitif, dan
sosioemosional-tidak boleh dipandang secara terpisah, ketiganya merupakan satu kesatuan,
serta semua aspek harus memperoleh perhatian dan stimulasi yang memadai agar ketiga aspek
berkembang optimal dan terintegrasi.
Tahun-tahun Permulaan (Perkembangan Awal) Merupakan
Masa Kritis
Artinya tahun-tahun pertama kehidupan adalah sangat penting
karena merupakan dasar perkembangan atau penentu perkembangan
selanjutnya. Tentu tidak berarti tahap usia berikutnya tidaklah
penting, namun dapat dikatakan tahun-tahun permulaan merupakan
fondasi bagi perkembangan individu. Sikap, kebiasaan, dan pola
perilaku yang dibentuk diawal sangat menentukan seberapa jauh
anak tersebut berhasil menyasuaikan diri dalam kehidupan yang akan
datang. Dapat dikatakan bahwa usia-usia awal merupakan tahapan
penting karena dimasa inilah banyak aspek penting yang
berkembang pesat dan merupakan masa diletakkannya pola-pola
dasar perilaku individu. Beberapa ahli menyatakan bahwa usia-usia
awal tersebut ada disekitar lima tahun pertama kehidupan (Hurlock,
1980), antara lain: Bijou menyatakan bahwa tahun-tahun prasekolah,
yaitu sekitar dua samai lima tahun, merupakan periode diletakkannya
dasar struktur perilaku yang kompleks yang dibentuk didalam
kehidupan seorang anak.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

