Page 9 - PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK KELAS VIII
P. 9
A. Yesus Pemenuhan Janji Allah
Dalam hidup bersama dengan orang lain, manusia mengenal istilah janji. Ada
berbagai alasan yang mendorong orang membuat janji, misalnya karena rasa cinta,
rasa tanggung jawab, ingin membahagiakan orang lain, dan ingin mewujudkan suatu
cita-cita. Janji yang telah diungkapkan membawa konsekuensi baik bagi diri orang
yang berjanji dan maupun orang yang mengetahuinya. Oleh karena itu, janji harus
ditepati dan dijalankan dengan setia. Pengingkaran terhadap janji akan menimbulkan
kekecewaan, tetapi janji yang ditepati akan mendatangkan kebahagiaan dan rasa
syukur, memperbesar kepercayaan serta menumbuhkan ikatan persaudaraan yang
lebih erat. Untuk mewujudkan sebuah janji memang dibutuhkan perjuangan bahkan
pengorbanan. Janji Allah untuk menyelamatkan manusia dipenuhi-Nya dengan
kehadiran Yesus Kristus. Dalam pelajaran ini akan dibahas bahwa Yesus adalah
Pemenuhan Janji Allah.
Doa
Bapa yang Mahakasih,
puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu,
karena Engkau berkenan mengumpulkan kami kembali.
Terangilah akal budi dan hati kami,
sehingga kami dapat lebih mengenal Putera-Mu, Yesus Kristus,
sebagai pemenuhan janji-Mu untuk menyelamatkan kami.
Demi keluhuran nama-Mu, kini dan sepanjang masa.
Amin.
1. Memahami Arti dan Makna Janji
1. Amati dan bacalah cerita berikut ini.
Hilangnya Sebuah Kepercayaan
Aku benar-benar pusing. Dari mana aku harus mendapatkan uang Rp.
750.000, untuk melunasi sisa uang kuliahku. Minta orang tua, malu sekali rasanya.
Semestinya hal itu tak perlu terjadi seandainya waktu itu uang pemberian orang
tuaku langsung kubayarkan untuk melunasi uang kuliah. Tetapi melihat temanku
Alex yang memohon dengan cara seperti itu, tak sampai hati aku menolaknya.
“Dimas…tolonglah aku, pinjami aku dulu Rp 750.000 untuk bayar kost. Aku
sudah telat bayar 2 minggu, dan kalau besuk aku belum dapat membayar, aku
diminta untuk pindah”, kata Alex.
2 Kelas VIII SMP