Page 261 - BUKU GELORA KATA KATA FAHRI HAMZAH
P. 261

Dr. Fadli Zon, M.Sc
                                             18
                        BEKERJALAH DALAM SISTEM, BUKAN PENCITRAAN


                  Penyadapan Anggodo juga di zaman Antasari. Lalu hasil
                  sadapan dipilih dan dibocorkan. Awalnya ke media cetak.


                  Lalu sebuah persidangan di MK dirancang? Bibit-

                  Chandra tidak terima dinonaktifkan oleh UU KPK.


                  Padahal maksud UU itu mulia agar pimpinan dan
                  pegawai KPK harus super hati-hati di lembaga
                  superbody.


                  Sebelum persidangan terselenggara, menurut Akil

                  Mochtar ada pertemuan ketua KPK Mahmud MD dengan
                  BW.


                  Waktu itu BW adalah Kordinator pengacara Bibit-
                  Chandra. Kini yang bersangkutan adalah pimpinan KPK.


                  Upacara mendengarkan rekaman itu seperti menyiarkan
                  kematian. Tetapi orang menyimak nya dengan khusyuk



                  Mengapa aku menyebutnya seperti kematian? Karena
                  pada hari itu MK berselingkuh dengan para tersangka.


                  Wajarkah sebuah sadapan yang rapi tentang apa yang
                  disebut sebagai “konspirasi lemah kan KPK?”



                                            249
   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265   266