Page 262 - BUKU GELORA KATA KATA FAHRI HAMZAH
P. 262

FAHRI HAMZAH
                                       GELORA KATA-KATA
                                       SEPUTAR DEMOKRASI
                                       DAN MUSUH-MUSUHNYA


                  Wajarkah pertemuan pendahuluan antara para lawyer
                  tersangka dan ketua Mahkamah?


                  Wajarkah persidangan norma hukum dan UU di depan
                  konstitusi negara berubah jadi persidangan pidana?


                  Wajarkah sebuah alat bukti pidana menjadi dasar
                  pergeseran norma dalam UU?


                  Para lawyer Bibit-Chandra yang dipimpin BW
                  berpandangan demikian.

                  Bahwa karena kasus klien-Nya (Bibit-Chandra)
                  direkayasa maka UU diubah agar selamatkan mereka.


                  Ini dosa mereka yang ke-3 setelah menyusun rekaman
                  satu versi dan menemui ketua Mahkamah.


                  Perhatikan: ini mirip dengan bailout bank Century,
                  “Bahwa karena BC mau tutup maka aturan PBI kita ubah.”


                  Saya menarik garis asosiasi murni karena saya tahu
                  bahwa para pelaku memiliki ideologi yang sama.


                  Bahkan secara kasat mata saya bisa melihat bahwa
                  orang-orang yang terlibat di Century ada di belakang
                  mereka.



                                            250
   257   258   259   260   261   262   263   264   265   266   267