Page 86 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 86
SEREMONI
tanggap insiden siber sektor yang terdiagnosis penyakit Zurich penting mengingat BNC menyediakan produk
industri yang dirancang untuk kritis tahap awal, tahap kesadaran masyarakat perlindungan yang dirancang
meningkatkan kapasitas akhir, hingga terminal illness, terhadap asuransi kesehatan untuk membantu nasabah
CSIRT organisasi dalam termasuk perlindungan masih rendah. menghadapi risiko penyakit
merespons berbagai serangan untuk 34 jenis penyakit Data Otoritas Jasa kritis tanpa mengguncang sta
digital.* kritis. Kerja sama ini Keuangan (OJK) per Februari bilitas keuangan keluarga.*
menjadi langkah strategis 2025 menunjukkan penetrasi
BNC GANDENG BNC dalam menghadirkan asuransi Indonesia baru BTN RESMIKAN
layanan perlindungan yang
mencapai 2,72 persen,
ZURICH, PERKUAT lebih relevan di tengah mengindikasikan rendahnya WAJAH BARU
BANCAS SURANCE meningkatnya kebutuhan kepemilikan produk KANWIL JATENG-
masyarakat akan produk perlindungan kesehatan
PT Bank Neo Commerce kesehatan finansial. BNC di masyarakat. Lewat DIY
Tbk (BNC) memperluas menilai kolaborasi dengan kerja sama dengan Zurich, PT Bank Tabungan Negara
portofolio layanan (Persero) Tbk meresmikan
perlindungan nasabah wajah baru gedung Kantor
dengan menjalin kerja sama Wilayah (Kanwil) Jawa Tengah
bancassurance bersama PT – Daerah Istimewa Yogyakarta
Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Jateng DIY) dan Digital Store
(Zurich). Melalui kolaborasi Karang Ayu, awal Desember.
ini, BNC resmi menghadirkan Gedung yang dipadukan
produk Critical Illness Optimal dengan bangunan heritage
Protection bagi nasabah di itu menjadi simbol komitmen
seluruh kantor cabang sejak BTN dalam menghadirkan
November 2025. layanan perbankan terbaik,
Produk tersebut modern, dan inklusif bagi
menawarkan manfaat masyarakat Jateng dan DIY.
santunan bagi tertanggung Direktur Utama BTN Nixon
REGULASI INOVASI DIGITAL & AI
DI SEKTOR KEUANGAN
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Organization for
Economic Co-operation and Development (OECD) sepakat
memperkuat agenda transformasi dan inovasi keuangan
digital yang bertanggung jawab untuk mendorong stabilitas
sistem keuangan serta memperdalam pelindungan
konsumen. Komitmen tersebut menjadi benang merah dalam
penyelenggaraan OECD Asia Roundtable on Digital Finance
2025 yang berlangsung di Bali, 1 Desember 2025.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar
menegaskan OJK harus mampu mengimbangi laju
pemanfaatan teknologi di industri jasa keuangan. Responsible and Trustworthy AI for Fintech pada 2023,
Menurutnya, keseimbangan antara inovasi, tata kelola, dan serta Indonesian Banking Artificial Intelligence Governance
mitigasi risiko menjadi fondasi utama dalam mengawal pada April 2025, yang menekankan governance dan risk
perkembangan digitalisasi sektor keuangan. Implementasi management model AI untuk bank. OJK juga tengah
teknologi AI di sektor keuangan telah diformalkan melalui mengembangkan program tokenisasi aset digital melalui
sejumlah kebijakan. regulatory sandbox dengan fokus pada model tokenisasi
OJK telah menerbitkan Code of Ethics Guidelines on emas, obligasi dan properti. *
86 Edisi 219 / 2025 / Th.XXI www.stabilitas.id

