Page 382 - Prosiding Seminar Nasional: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bekerja sama dengan Pusat Studi Hukum Agraria
P. 382

374    Prosiding Seminar: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya



             2.  Kerangka Teori
                  Problematika  yang  telah  diajukan  pada  perumusan  masalah  akan  dianaisis  dengan
             mengkaitkan beberapa teori sebagai kerangka berpikir yang menjadi  pisau analisis. Teori
             pokok yang akan digunakan sebagai pisau analisis utama adalah  teori bekerjanya hukum

             dalam masyarakat dari William J. Chambliss dan Robert B. Seidman. Atas dasar teori
             pokok  tersebut  ada  beberapa  teori  penunjang  untuk  menganalisis  permasalahan  dalam
             tulisan  ini,  akan  digunakan  berbagai  teori  sebagai  pisau  analisis  yaitu  teori  Konflik,teori

             Keadilan John Rawl dan teori hukum progresif.
                  Keadilan dalam penentuan ganti rugi non fisik dalam proses pengadaan tanah, maka
             kehadiran hukum dalam masyarakat diantaranya adalah untuk mengintegrasikan dan meng-
             koordinasikan  kepentingan-kepentingan  yang  berbenturan  satu  sama  lain  yang  diinteg-

             rasikan  sedemikian  rupa  sehingga  bisa  ditekan  sekecil-kecilnya.  Pengorganisasian  kepen-
             tingan-kepentingan  yang  berbenturan  itu  dilakukan  dengan  membatasi  dan  melindungi
             kepentingan-kepentingan tersebut.
                  Terkait dengan kebijakan ganti rugi non fisik dalam pengadaan tanah untuk kepentingan

             umum yang berkeadilan, hal mana apabila hukum dipandang secara sosiologis  di dalamnya
             terkandung himpunan nilai-nilai, kaidah-kaidah dan pola perikelakuan yang berhubungan
             dengan kebutuhan-kebutuhan pokok manusia. Hal ini sesuai dengan teori hukum progresif,

             dimana hukum diciptakan untuk manusia  dan saling mempengaruhi dengan berbagai kom-
             ponen di sekitar manusia.

             3.  Hasil Penelitian Terdahulu

                  Sejauh pengamatan penulis, dengan melakukan penelusuran kepustakaan, internet dan
             bentuk publikasi lainnya, belum dijumpai suatu uraian mendalam ataupun penelitian yang
             memiliki fokus studi mengenai kebijakan ganti rugi non fisik pada pengadaan tanah untuk
             kepentingan  umum  yang  berkeadilan  sosial  di  Indonesia.  Ditemukan  banyak  penelitian

             mengenai pengadaan tanah yang hanya membahas ganti rugi fisik yang selalu menimbulkan
             konflik  antara  pemerintah  dan  warga  yang  terkena  dampak  proyek  pembangunan  untuk
             kepentingan umum.



                     Peneliti/Penulis/
                    N                        Judul
                      Asal Perguruan                        Fokus Kajian            Unsur Kebaruan
               No                          Penelitian
                      Tinggi/Tahun
               1.   Dr. Ir. Drs. Jarot Edy   Pengadaan   Model Interaktif    Konsep Kebijakan Ganti Rugi Non
                    Sulistyono, Msi      Tanah Untuk     Implementasi        Fisik Pada Kebijakan Pengadaan
                    /Universitas         Pembangunan     Kebijakan           Tanah untuk Kepentingan umum
                    Brawijaya, Malang/   di Daerah       Pengadaan Tanah     Yang Berbasis Nilai Keadilan.
                    2006                 Perkotaan       Untuk
                                                         Infrastruktur,
                                                         Pemukiman dan
                                                         Perdagangan di
                                                         Kota Malang.
   377   378   379   380   381   382   383   384   385   386   387