Page 450 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 450

PENGANTAR PENULIS











             Penelitian ini mengkaji berbagai konsep hak penguasaan atas tanah
             masyarakat hukum adat dan bentuk yang tersedia di dalam mengakui dan
             melindungi hak atas tanah tersebut terutama di dalam kawasan hutan.
             Penelitian ini dilatarbelakangi lahirnya Putusan Mahkamah Konstitusi
             atas perkara nomor 35/PUU-X/2012 (dikenal sebagai Putusan MK 35)
             yang melakukan pengujian terhadap Undang-Undang Nomor 41 Tahun
             1999 tentang Kehutanan. Peneliti ingin mengetahui lebih lanjut kepastian
             hukum dan hak masyarakat hukum adat mengakses tanah secara formal
             melalui proses pendaftaran tanah terhadap hutan adat di dalam kawasan
             hutan.
                   Laporan ini merupakan bagian dari hasil Penelitian Sistematis STPN
             2014, oleh sebab itu kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan
             yang setinggi-tingginya kepada:

             1.    Ketua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), Dr. Oloan
                   Sitorus
             2.    Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STPN,
                   Dr. Sutaryono
             3.    Prof. Dr. Achmad Sodiki sebagai pembimbing penelitian,
             4.    Myrna Safitri, Ph.D. dan Noer Fauzi Rachman, Ph.D. selaku steering
                   committee yang telah memberikan masukan pada draft laporan,
             5.    Kawan-kawan di Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
                   STPN (Ibu Sabatari, Pak Sugi, Mbak Wulan, Mas Nazir, Mbak
                   Widhi) yang telah memfasilitasi dan membantu proses penelitian
                   multipihak ini,








                                                                             419
   445   446   447   448   449   450   451   452   453   454   455