Page 741 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 741

Gambar 11. Jalur Perkembangan Metodologi Penelitian

                                             (1)

               Monodisiplin         Multidisiplin       Antar/intern-disiplin         Transdisiplin

                                             (2)


                                Penelitian akademik                Model RRA (Rapid Rural Appraisal)

                                             (3)


                                        Positivis-obyektifisme             Pendekatan partisipatif

                                    Sumber: Wiradi, 2009: 23


                 Perkembangan pertama dari monodisiplin menjadi interdisiplin
            terjadi karena dirasa kurang memadainya pendekatan monodisiplin
            dalam menjawab masalah-masalah yang ada. Praktek multidisiplin
            kemudian dipraktekan dalam wujud kerjasama beberapa disiplin
            ilmu dalam satu tim. Wujud penelitiannya masih dalam konteks
            penelitian akademik konvensional. Perkembangan kedua terjadi
            karena kecenderungan perubahan orientasi penelitian yang didasari
            adanya kebutuhan rekomendasi bagi suatu kebijakan pemerintah.

            Perkembangan kedua ini dikatakan sebagai upaya mencari jalan
            tengah yang lebih efisien antara penelitian akademik-konvensional
            dengan tipe penelitian kebijakan yang tidak mendalam.  Dari sini
            muncul metode penelitian seperti RRA dan sejenisnya. Perkembangan
            ketiga berkaitan dengan penggunaan paradigma alternatif tentang
            pembangunan (penelitian mengenai masalah-masalah pembangunan)
            yang kemudian disebut dengan istilah penelitian partisipatoris.
            Disinilah kemudian muncul pendekatan PRA yang lahir dengan tujuan
            empowerment (pemberdayaan).
                 Penelitian mengenai agraria, pada akhirnya berkembang dengan
            mengikuti problem-problem agraria yang ada. Perkembangan studi
            agraria dalam konteks internasional, menunjukan adanya pergeseran



            710      Ilmu Agraria
   736   737   738   739   740   741   742   743   744   745   746