Page 17 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 17
Enzim papain bisa diekstraksi dari getah pepaya, termasuk pada buah, batang,
dan daunnya. Pepaya dengan nama ilmiah Carica papaya L. adalah bagian dari famili
Caricaceae. Tanaman pepaya ini berasal dari Hindia Barat dan juga Amerika Tengah.
Famili Caricaceae berisi empat genus yaitu genus Jarilla, Carica, Jacaranta, serta
Cylicomorpha. Carica, Jarilla, Jacaranta berasal dari Amerika, sedangkan genus
Cylicomorpha berasal dari Afrika (Yon, R.Md. 1994). Buah pepaya sebagian besar
mengandung air dan karbohidrat juga mineral seperti kalium dan kalsium, serta vitamin
A. Selain buahnya yang bisa dimakan, daun dan bunga pepaya juga bisa dikonsumsi,
selain itu pepaya juga digunakan sebagai agen penyembuh luka. Tanaman papaya baik
pada batangnya, daun maupun buah terdapat getah putih yang di dalamnya terkandung
enzim proteolitik (enzim pengurai protein) dikenal sebagai enzim papain (Malle, dkk.,
2015). Karakteristik dari enzim papain adalah berwarna putih keabu abuan berbentuk
serbuk hidroskopis. Enzim papain larut di sebagian air dan gliserol namun tidak
demikian dalam pelarut organik biasa.
Gambar 4. Tanaman Pepaya
Sumber: Laboratorium PKimia FKIP Unsri
Dalam bidang industri, enzim papain banyak dimanfaatkan. Meskipun demikian,
produksi enzim papain yang ada di Indonesia belum terlalu awam. Indonesia masih
mengandalkan sediaan papain negara seperti Sri Lanka, India, Meksiko, dan Brasil yang
melakukan produksi enzim papain dalam cakupan yang besar. Demi memperoleh papain
dengan aktivitas tinggi, banyak usaha yang sudah dilakukan, termasuk dengan rekayasa
genetika pada pepaya.
12