Page 179 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 179
Tabel 44. SNI 16-4949-1998
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.
376/Menkes/Per/VII/1990 tentang bahan, zat warna, zat pengawet, dan tabir surya
pada kosmetika, definisi dan penggunaan zat warna dalam kosmetika. Zat atau
campuran zat yang dapat digunakan pada sediaan kosmetik untuk mewarnai lapisan
tubuh luar manusia dengan atau tanpa bantuan zat lain. Dengan regulasi yang ketat dan
pengawasan yang baik, penggunaan zat warna dalam kosmetika diatur untuk
memastikan bahwa produk yang digunakan oleh konsumen aman dan efektif.
Minyak atsiri sebagai bahan utama dalam pembuatan parfum dihasilkan dari
banyak jenis tanaman, salah satunya dari tanaman hias kenanga yang diambil dari
174