Page 6 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 6
BAB 1
ISOLASI ENZIM BROMELIN DARI BUAH NANAS
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang direncanakan ialah
mahasiswa dapat bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara
mandiri (CPMK1), sedangkan kemampuan akhir pada praktikum ini adalah mahasiswa
mampu bertanggungjawab mengelola (mendesain, melaksanakan dan melaporkan)
praktikum isolasi enzim (Sub-CPMK1). Pengalaman belajar yang diperoleh ialah
mahasiswa melaksanakan praktikum: merencanakan, mengamati, menganalisis,
mengelaborasi, membuat dan mengirimkan laporan ke platform aplikasi yang telah
disediakan.
a. Orientasi
Nanas merupakan tanaman buah dengan nama ilmiah Ananas comosus L, sangat
dikenal oleh masyarakat Indonesia karena pada daerah beriklim tropis tanaman ini dapat
tumbuh subur. Berbagai jenis nanas yang termasuk dalam keluarga bromeliaceae
mengandung enzim bromelin yang merupakan enzim proteolitik. Enzim tersebut
merupakan protease sulfhidril (-SH) yang memecah protein dengan memutus ikatan
peptida, sehingga menghasilkan protein yang lebih sederhana. Enzim bromelin
ditemukan di seluruh bagian nanas. Protease bromelin membentuk sekitar setengah
protein nanas, yang merupakan sumber protease yang paling tinggi di antara berbagai
jenis buah. Di Sumatera Selatan, nanas sering digunakan untuk melunakkan daging.
Selain itu, bromelin dapat digunakan untuk mengobati masalah pencernaan,
menghilangkan sel-sel mati, dan anti-inflamasi. Enzim ini juga digunakan dalam industri
guna melarutkan protein gandum, produksi hidrolisat protein, dan kosmetika (Nurhayati,
dkk., 2020).
Penggunaan enzim bromelin dalam berbagai industri menekankan pentingnya
pemahaman tentang cara mengisolasi enzim. Mengisolasi enzim adalah langkah penting dalam
mendapatkan enzim dari sumbernya. Enzim bromelin dapat di isolasi dengan mudah melalui
1