Page 93 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 93

2) Penyaringan dengan pelarut yang mudah menguap.
Minyak melati merupakan salah satu contoh produk yang sering diekstraksi
menggunakan metode ini, mengingat nilai ekonomis minyak melati yang sangat tinggi.
Namun, karena biaya pelarut yang diperlukan cukup mahal, yang dapat meningkatkan
harga minyak atsiri, metode ini menjadi kurang populer.
3) Penyaringan dengan Minyak Panas
Metode ini kurang sering digunakan karena proses pemanasan yang terlibat dapat
merusak komponen-komponen volatil dalam minyak atsiri, sehingga menurunkan
kualitas dan kuantitas minyak yang diperoleh. Selain itu, untuk memperoleh minyak
atsiri murni, diperlukan tahap pemisahan yang kompleks untuk menghilangkan pelarut
yang digunakan dalam proses ekstraksi.
4) Hidrodistilasi atau Distilasi Uap (Hydrodistillation)
Saat ini, hidrodistilasi merupakan teknik yang paling umum digunakan untuk
mengekstraksi minyak atsiri dari tanaman. Namun, terdapat beberapa teknik baru yang
juga dapat diterapkan untuk proses ekstraksi tersebut. Distilasi adalah proses di mana
cairan dipanaskan hingga mendidih, lalu uap yang terbentuk dikondensasikan kembali
menjadi cairan di tempat lain. Minyak atsiri dalam tanaman hanya dapat terlepas dan
menguap saat terkena uap air, karena minyak tersebut tidak ada di dalam jaringan
tanaman dalam bentuk bebas. Setelah campuran air dan minyak atsiri sampai di
kondensor, uap air memiliki dua fungsi utama: mengangkut uap minyak atsiri dan
menurunkan suhu didih campuran tersebut. Ketika campuran air dan minyak atsiri
dipanaskan, keduanya akan menguap bersamaan pada suhu yang lebih rendah
dibandingkan dengan titik didih masing-masing. Ada tiga kategori utama dalam proses
hidrodistilasi, yaitu:
a) Penyulingan Air (Water Distillation)
Metode ini menghubungkan bahan tanaman yang disuling dengan air mendidih dalam
bejana secara langsung, yang bisa berupa bahan yang mengapung atau terendam
sepenuhnya. Dengan menggunakan api langsung atau uap air panas, campuran bahan
88






































































   91   92   93   94   95