Page 109 - Buku Kimia Unsur Golongan Utama Berbasis PBL
P. 109

Bila dipanaskan dalam udara, germanium bereaksi dengan oksigen dalam reaksi pembakaran yang sangat eksotermik untuk membentuk oksida GeO2. Reaksi antara silikon dengan oksigen adalah sebagai berikut.
Ge(s) + O2(g) → GeO2(s)
b. Reaksi dengan halogen
Dihalida germanium stabil. GeF2 adalah padatan kristal putih yang diperoleh
dari reaksi HF anhidrat dengan Ge pada suhu 200 C, merupakan polimer berjembatan flour dan Ge. GeCl2 memberikan garam dengan ion GeCl3- yang mirip dengan garam Sn. c. Reaksi dengan Hidrogen
Hidrida germanium yang stabil hanya GeH4.
Ge(s) + 2H2(g) → GeH4(s)
Germanium agak lebih reaktif daripada silikon, dan melarut dalam H2SO4 dan HNO3
pekat.
4. Timah (Sn)
Membuat timah dari biji timah tergantung dari jenis biji dan kandungan
impuritas dari biji timah. Biji timah yang biasa digunakan untuk produksi adalah dengan kandungan 0,8-1%, kemudian dihancurkan dan kemudian dipisahkan dari material-material yang diperlukan. Kemudian biji timah dikeringkan dan dilewatkan dalam alat pemisah magnetic sehingga kita dapat memisahkan biji timah dari impuritas yang berupa logam besi. Biji timah yang keluar dari proses ini memiliki konsentrasi antara 70-77% semua hampir mineral cassiterite. Cassiterite diletakkan difurnace. Karbon bereaksi dengan CO2 yang ada didalam furnance membentuk CO, CO ini kemudian bereaksi membentuk timah.
a. Reaksi dengan Hidrogen
Hidrida timah yang stabil hanya SnH4.
Sn(s) + 2H2(g) → SnH4(s)
b. Reaksi dengan klorin
Timah bereaksi dengan klorin secara langsung membentuk Sn (IV) klorida.
Contoh: Sn + 2Cl2 → SnCl4 c. Reaksi dengan oksigen
Sn(s) + 2X2(s)→ SnX(s)
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
 Bahan Ajar Kimia Unsur Golongan IVA
102













































































   107   108   109   110   111