Page 21 - EBOOK KEANEKARAGAMAN SAURIA
P. 21

3. Hemidactylus platyurus (Cicak tembok)

                                                                   Klasifikasi(Schneider, 1792)
                                                                 Kingdom : Animalia

                                                                 Filum   : Chordata
                                                                 Kelas   : Reptilia
                                                                 Ordo       : Squamata

                                                                 Subordo  : Sauria
                                                                 Famili   : Gekkonidae
                                                                 Genus   : Hemidactylus

                                                                 Spesies   : Hemidactylu
                                                                              platyurus

                        Gambar 9. Hemidactylu platyurus

                              Cicak tembok memiliki tubuh yang pipih lebar berwarna abu-abu

                       polos  hingga  coklat  bahkan  kehitaman.  Ciri-ciri  tubuh  memiliki  corak

                       hitam teratur dan bintik putih yang memanjang dari pangkal mulut hingga

                       ekor, serta emiliki bentuk ekor yang datar dan halus. Panjang tubuhnya

                       mencapai  10  cm  dari  mulut  sampai  ke  ujung  ekor.    Cicak  ini  sering

                       dijumpai  di  tembok  rumah,  di  langit-langit  bahkan  di  dekat  lampu,

                       sehingga cicak ini sering memangsa berbagai jenis serangga kecil yang

                       tersesat di sekitar lampu. Cicak tembok aktif di siang dan malam hari dan

                       dapat  ditemui  di  dalam  atau  di  luar  rumah.  Jenis  cicak  ini  ditemukan

                       terperangkap dalam perangkap yang telah di pasang, dan ditemukan juga

                       secara  langsung  di  pohon  di  sekitar  lokasi  penelitian.  Jenis  spesies  ini

                       ditemukan  sebanyak  4  spesies  pada  3  lokasi  penelitian  yaitu  lokasi  Q

                       (Danau  UNIB),  lokasi  R  (Taman  Dekanat  FKIP),  dan  lokasi  S

                       (Persawahan Fakultas MIPA).

                              Persebaran  spesies  ini  terdapat  di  pulau  Jawa,  Nias,  Sumatra,

                       Kalimantan. Sulawesi, Lombok, dan Flores. Spesies ini juga tersebar luas,

                       mulai dari Nepal, Bhutan, India, Sri Lanka, Vietnam, Thailand, Filipina,

                       Tiongkok, dan Florida, Amerika Serikat (Novianti, dkk, 2019).





                                                                                                        16
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26