Page 18 - EBOOK KEANEKARAGAMAN SAURIA
P. 18
Kadal kebun biasa memiliki ciri-ciri tubuh berwarna coklat dengan
sisi tubuh berwarna keemasan dan mengkilap, sedangkan tubuh bagian
bawah berwarna putih dari leher hingga ke pangkal paha. Kadal ini
memiliki ukuran tubuh yang hampir sama dengan kadal sisik kasar yaitu
dengan panjang tubuh berkisar 25 cm. Kadal ini memiliki ekor yang
panjang berwarna coklat sama dengan warna tubuhnya. Moncong yang
runcing dengan lubang telinga berada sejajar dengan mata kadal. Kaki
kadal ini terdiri dari jari-jari yang panjang yang memudahkan kadal
tersebut untuk berlari menjauhi musuh. Jenis spesies ini merupakan jenis
Sauria yang paling sering ditemukan di kelima titik lokasi penelitian.
Kadal ini sering dijumpai di tumpukan serasah, kayu lapuk dan di
rerumputan. Ditemukan saat sedang berlari atau berjemur dibawah sinar
matahari. Jenis ini ditemukan sebanyak 10 spesies pada kelima titik
lokasi pengambilan sampel.
Penyebaran spesies ini terdapat di Sumatera Utara (Baskara,
Gerhana, Kejora, Lubuk Pining, Purnama, Sibulan-Bulan, Sipetang,
Sitandiang, Terapung, Teluk Nauli; Bohorok, Medan). Aceh (Bukit
Grute, Keudah, Krueng Inong, Krueng Masen, Krueng Teunom,
Seulawah Agam, Satuan Permukiman-5, Agusen, Ketambe, Soraya).
Sumatera Barat (Agam, Bukit Tinggi, Solok). Jambi (Air Sambat,
Pamunyian, Pangkalan Jambu, Sungai Cawang, Sungai Durian, Sungai
Meranti, Sungai Pinang). Sumatera Selatan (Benakat, Napallicin, SM
Dangku). Riau (Indragiri). Lampung (Kubuperahu, Rata Agung,
Sukaraja, Way Pemerihan). Bengkulu (Kemumu, Muara Aman, PT.
Dirgahayu Rimba, PT. Maju Jaya). Tersebar luas di kepulauan Indonesia
(Kamsi, dkk., 2017).
13

