Page 16 - EBOOK KEANEKARAGAMAN SAURIA
P. 16
hidung dari biawak ini terletak di bagian ujung moncong. Dengan ekor
yang memiliki panjang hampir sama dengan panjang tubuh biawak. Kaki
terdiri dari jari-jari yang berselaput sehingga biawak ini dapat berenang
dalam waktu yang relatif lama. Biawak ini termasuk biawak dewasa
karena ukuran tubuhnya yang besar mencapai 100 cm. Jenis biawak ini
ditemukan saat sedang memakan mangsa di sekitar danau. Jenis spesies
ini ditemukan sebanyak 11 spesies pada 2 lokasi pengambilan sampel
yaitu lokasi Q (Danau UNIB) dan lokasi S (Persawahan sekitar Fakultas
MIPA). Di lokasi persawahan sekitar Fakultas MIPA biawak ini
ditemukan saat sedang turun dari pohon dan berlari ke arah rawa yang
ada di sekitar lokasi tersebut.
Penyebaran spesies ini terdapat di Sumatra Utara (Aek Sihoru-
Horu, Rubber Plant, Sipetang; Labuan, Sibolga, Sikundur). Aceh (Ulu
Masen, Banda Aceh, Soraya, Ketambe). Sumatra Barat (Lakitan). Riau
(Sungai Petapahan, Indragiri, Lipat Kain). Jambi (Sungai Meranti,
Tungkal). Sumatra Selatan (Batang Leko, Dawas, Lematang, Muara
Lampung, Gunung Sugih). Tersebar luas dari China Selatan sampai Asia
Tenggara (Kamsi, dkk., 2017).
2) Famili Scincidae
1. Eutropis rudis (Kadal coklat sisik kasar)
Klasifikasi (Boulenger,
1887)
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Ordo : Squamata
Subordo : Sauria
Famili : Scincidae
Genus : Eutropis
Spesies : Eutropis rudis
Gambar 5. Eutropis rudis
11

