Page 11 - E-Modul Fisling Berbasis STEM_Neat
P. 11

Dari persamaan tersebut terlihat bahwa energi dalam gas hanya tergantung pada suhu.
             Untuk mengubah energi dalam gas berarti harus mengubah suhu. Suhu dapat diubah, jika

             sistem menerima/memberikan panas atau sistem melakukan/menerima usaha.

                   Panas yang diterima oleh gas digunakan untuk dua hal, yaitu untuk menaikkan energi
            dan untuk melakukan usaha luar.

                   Q = ΔU + W                                                              (1.9)              M
            Q = panas yang diterima oleh gas

            ΔU = perubahan energi dalam gas
            W = usaha yang dilakukan oleh gas

            Dari persamaan di atas diperoleh:

            Q = positif jika gas (sistem) menerima panas
            Q = negatif jika gas (sistem) memberikan panas

            ΔU = positif jika energi dalam gas (sistem) bertambah
            ΔU = negatif jika energi dalam gas (sistem) berkurang

            W = positif jika gas (sistem) melakukan usaha (kerja)

            W = negatif jika gas (sistem)  menerima usaha (kerja)


            3)  Proses dalam Termodinamika

                Usaha  yang  terdapat  pada  gas  yang  mengalami  proses-proses  termodinamika  tersebut

            akan diuraikan sebagai berikut.


            a)  Proses Isotermal
                Proses isotermal adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada suhu tetap. Menurut

                Hukum Boyle, proses isotermal dapat dinyatakan dengan persamaan:

                    P.V = Konstanta

                         Atau                                                              (1.10)             M

                      1 .  1 =   2 .  2

















                                                                                                   11
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16