Page 278 - 95213-undang--undang-nomor-7-tahun-2017-tentang-pemilu
P. 278

PRESIDEN
                                                   REPUBLIK INDONESIA


                                                          _236_




                                (4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pedoman teknis
                                     pelaksanaan  pemberian suara sebrg4imana dimaksud pada
                                     ayat (1), ayat (21, dan ayat (3) diatur dengan Peraturan  KpU.




                                                               Pasal 387
                               (1)   Ketua KPPS/KPPSLN  melakukan penghitungan suara dengatr
                                     suara yang jelas  dan terdengar  dengan memperlihatkan surat
                                     suarayang dihitung.
                               (21   Penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan di tempat
                                     yang terang atau mendapat penerangan  cahaya yang cukup.

                               (3)   Penghihrngan suara dicatat pada lembar/papan/layar
                                     penghitungan  dengan tulisan yangjelas dan terbaca.
                               (4) Forrrat penulisan penghitungan suara sebagaimana
                                     dimaksud pada ayat (3) diatur dalam Peraturan  KPU.

                                                                                                             ,
                                                               Pasal 388

                               (1) Peserta Pemilu, saksi, Panwaslu  Kelurahan/Desa/Panwaslu
                                     LN/Pengawas TPS, dan masyarakat dapat menyampaikan
                                     laporan atas dugaan adanya pelanggaran,  penyimpangan,
                                     dan/atau kesalahan dalam pelaksanaan penghihrngan suara
                                     kepada  KPPS/KPPSLN
                               (21 Peserta Pemilu dan warga masyarakat melalui saksi Peserta.
                                     Pemilu atau  Panwaslu Kelurahan/Desa/Panwasli
                                     LN/Pengawas TPS yang hadir dapat mengajukan keberatan
                                     terhadap jalannya penghitungan  suara oleh KPPS/KPPSLN
                                     apabila ternyata terdapat hal yang tidak sesuai dengan
                                     ketentuan peraturan perundang-undangan.
                                                                                                              "
                               (3) Dalam hal keberatan yang diajukan melalui saksi Peserta'
                                     Pemilu atau  Panwaslu Kelurahan/Desa/Panwaslu
                                     LN/Pengawas fp$ sslagaim4rra dimaksud pada ayat (2)
                                     dapat diterima, KPPS/KPPSLN  seketika itu juga mengadakan
                                     pembetulan.



                                                                                                              ,
                                                                                             Pasal 389...
   273   274   275   276   277   278   279   280   281   282   283