Page 13 - Modul_9-dikonversi
P. 13
Bilangan 5 dan −4 bilangan bulat dan hasilnya −20 juga
merupakan bilangan bulat. Sifat ini biasanya disebut perkalian pada
bilangan bulat bersifat tertutup.
2. Sifat komutatif perkalian pada bilangan bulat
Untuk setiap bilangan bulat dan , berlaku
× = ×
Contoh: 4 × (−7) = −7 × 4 = −28.
3. Terdapat unsur identitas terhadap perkalian yaitu 1
Untuk setiap bilangan bulat , berlaku
× = × =
Contoh: 13 × 1 = 13.
4. Sifat asosiatif perkalian pada bilangan bulat
Untuk setiap bilangan-bilangan bulat , dan , berlaku
( × ) × = × ( × )
Contoh: (2 × 3) × (−4) = 2 × (3 × (−4)) = −24.
Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan pada
bilangan bulat
Secara umum sifat tersebut sebagai berikut.
Untuk setiap bilangan bulat , dan , berlaku
× ( + ) = ( × ) + ( × )
4. Pembagian pada bilangan bulat
Pembagian merupakan operasi kebalikan dari perkalian, yaitu
sebagai berikut.
24 ÷ (−2) = −12 karena −2 × (−12) = 24
25 ÷ 5 = 5 karena 5 × 5 = 25
30 ÷ (−6) = −5 karena −6 × (−5) = 30
−42 ÷ (−7) = 6 karena −7 × 6 = −42
Contoh-contoh tersebut menggambarkan bahwa sifat umum pembagian
pada bilangan bulat sebagai berikut.
12

