Page 21 - Modul_9-dikonversi
P. 21
b. Bilangan Pecahan
1) Tujuan
• Membandingkan dua bilangan pecahan dan mengurutkan bilangan
pecahan.
• Menyelesaikan masalah dalam sifat operasi bilangan pecahan
(penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian).
• Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berhubungan dengan sifat
operasi hitung pada bilangan pecahan.
2) Uraian Materi Bilangan Pecahan
A. Pengertian Bilangan Pecahan
Pecahan, dalam bahasa inggris fraction, berasal dari kata Latin
fractio (kata benda dari frangere). Kata frangere ini berarti
memecah. Oleh karena itu, istilah bilangan pecah juga sering
digunakan sebagai sinonom dari pecahan. Bilangan pecahan dapat
dimisalkan dengan , dengan , adalah bilangan bulat dan ≠ 0.
Bilangan pecahan merepresentasikan bagian dari bagian
ekuivalen. Pada bilangan pecahan , disebut sebagai pembilang dan
disebut sebagai penyebut serta garis dibawa a dan diatas b disebut
sebagai garis bilangan.
Pecahan dapat dijelaskan dengan menggunakan tiga konsep,
yaitu:
a. Konsep sebagian dari keseluruhan
Yaitu pecahan digunakan untuk menyatakan sebagian dari
keseluruhan. Misalkan pada pecahan , bilangan yang berada
dibawah yaitu b menyatakan banyaknya bagian yang sama dalam
keseluruhan, sedangkan bilangan yang berada diatas yaitu a
menyatakan banyaknya bagian yang diperhatikan.
Gambar disamping menunjukkan
bahwa pecahan tersebut adalah 3/8.
Dimana 3 adalah bilangan yang
20

